[Langsung Bikin Aja] Solusi Penting Bisnis Digital Marketing

[Langsung Bikin Aja] Solusi Penting Bisnis Digital Marketing

Share This:

Seringkali sampai dengan saat inipun, orang sering membandingkan antara jadi karyawan/pegawai dengan pengusaha. Keduanya memang berbeda jenis, tapi seperti dibentur-benturkan. Bukan berarti kepala karyawan dibenturkan dengan kepala pengusaha. Tapi setidaknya keduanya bisa saling mengisi. Lalu bagaimana benang merahnya? Simak di tulisan ini ya!

Ketika orang menjadi karyawan, awalnya memang melalui proses pendaftaran, seleksi, tes kesehatan dan pengumuman. Sudah diterima, maka kewajibannya adalah masuk kantor, biasanya dari jam 07.30 – 16.oo. Apalagi sekarang eranya mendaftar tes CPNS. Berbondong-bondong anak muda milenial kita mendaftar dan mengadu nasib di persaingan leher botol itu. Eh, rupanya lewat online juga!

Nah, dari kata online itu, muncullah istilah “bisnis online”. Jenis bisnis semacam ini dilakukan lewat internet. Sudah banyak yang sukses, tetapi mungkin lebih banyak yang gagal. Yah, namanya juga bisnis. Ya ‘kan? Tidak mungkin ujug-ujug langsung sukses dan kaya raya luar biasa!

Namun, kalau gagal dan gagal terus yang dipikirkan, kapan mau maju? Silakan baca tulisan ini sampai selesai, maka kamu akan menemukan salah satu solusi penting menjalankan bisnis digital marketing. Menjalankan usaha online tanpa digital marketing yang handal, ibaratnya jalan cuma pakai satu sandal. Nyaman belum tentu, aneh sudah pasti merasukimu.

Dua Jenis Bisnis

Toko Pakaian Sebagai Salah Satu Contoh Bisnis Produk Fisik

Era sekarang ini atau istilahnya jaman now, bisnis memang terbagi ke dalam dua jenis. Satu adalah produk fisik, satunya produk digital. Produk fisik itu adalah produk yang jelas terlihat dan nyata penampakannya. Misalnya: gamis, hijab, celana panjang, rok panjang, sepatu, tas, HP, laptop, motor, mobil sampai pesawat terbang (mainan), obat-obatan, herbal, suplemen dan masih banyak lagi.

Sedangkan produk digital tidak terlihat bentuknya. Lho, tidak kelihatan, Mas? Semacam tuyul begitu? Tentunya tidaklah, meskipun salah satu teman saya mengatakan bahwa bisnis yang paling menguntungkan sekarang adalah jual beli tuyul second! Silakan kamu tertawa dulu ya sebelum lanjut.

Baca Juga: 7 Kiat Sukses Bisnis Online

Produk digital ini berbeda sampainya dari pembuat atau pengusaha hingga ke tangan konsumen. Jika produk fisik, maka butuh jasa ekspedisi, misalnya: JNE, J&T, Wahana, Pos Kilat Khusus dan lain sebagainya. Sedangkan produk digital dikirim lewat download link tertentu.

Kalau tadi sudah disebutkan contoh produk fisik, lalu apa saja contoh dari produk digital itu? Banyak sekali ternyata. Contohnya mulai dari media yang sering kita gunakan, yaitu; Facebook, Instagram, Twitter, Youtube, Whatsapp, Telegram dan lain-lain. Itu semua termasuk produk digital, lho! Tidak disangka ‘kan?

Lainnya apalagi, Mas? Misalnya: software, template Powerpoint yang bisa jadi desain banner maupun video, mobile apps lewat Playstore, template Blogspot, plugin WordPress, e-book, tools auto-autoan, untuk FB, Instagram maupun Twitter. E-course atau kursus online lewat video tutorial. Jualan pulsa, paket data, tiket pesawat, bayar tagihan bulanan, termasuk produk digital tanpa kamu sadari.

Bagi yang hobi fotografi, hasil gambarnya itu bisa dijual ke situs-situs online. Itu bagian dari produk digital juga. Mau bikin produk digital berupa font huruf yang aneh-aneh, tapi artistik, boleh kamu coba, lalu dijual. Dan, yang terpenting dari itu semua adalah: website. Untuk lebih lengkapnya tentang produk fisik vs digital ini, silakan lihat di bawah ini ya!

infografis-bisnis-digital-marketing
Infografis Perbedaan Penting Produk Fisik dengan Produk Digital

Mulai Fokus Bisnis Digital Marketing

Memulai dengan Selain Produk Fisik Dalam Bisnis Digital Marketing

Sebenarnya, produk fisik sekalipun bisa tetap dijual menggunakan digital marketing. Bisa lewat Facebook Ads, Instagram Ads, Whatsapp, Telegram maupun Google Ads. Namun, kali ini saya mencoba mengungkapkan bahwa bisnis produk digital itu jauh lebih menarik daripada produk fisik.

Agar bisnis bisa sukses, maka mesti melakukan yang namanya fokus. Meskipun mungkin ada di antara kamu yang multi talenta. Namun, yang perlu diingat untuk bisnis, fokus itu tetap yang terpenting. Lalu, darimana memulainya? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ada baiknya, saya kisahkan seorang tokoh terkenal dari bidang sepakbola. Namanya Cristiano Ronaldo atau CR7.

Cristiano Ronaldo yang berasal dari Portugal itu memang simbol kesuksesan anak muda jaman now. Bayangkan, dengan wajah yang ganteng, badan tinggi tegap, talenta luar biasa, serta kepedulian sosial yang juga luar biasa, dibalik gajinya di klub Italia, Juventus, mencapai Rp 481 Millar. Uang sebesar itu, mau dipakai daftar haji dan umroh, bisa untuk berapa orang ya? Ini membayangkan yang bagus lho, daripada ada yang bermimpi, uang sebesar itu buat beli krupuk bisa berapa ton?

Pada usia 18 tahun, Ronaldo sudah melakukan tanda tangan kontrak dengan Manchester United, klub sepak bola terbesar di Inggris. Setelah itu, dia mulai membangun reputasi mantap sebagai pemain sepak bola kelas dunia dan akhirnya bisa berhasil. Mantap!

Sampai saat ini, Ronaldo telah berhasil mencatat 654 goal sepanjang kariernya, banyak juga. Aset utamanya, tentu saja kaki, telah diasuransikan sebesar US$ 144 juta (Rp 2 triliun). Laki-laki ini bisa jadi bukan termasuk atlet dengan bayaran yang tertinggi di dunia. Namun, apa yang membedakannya? Rupanya hal itu terlihat dari cara dia memanfaatkan kekuatan brand di media sosial. Dia telah menjadi raja iklan di Portugal.

Baca Juga: 6 Tips Agar Bisnis Makin Kreatif

Nah, kembali bahas sedikit beberapa paragraf di atas, Ronaldo itu memanfaatkan uangnya untuk apa saja sih? Inilah yang menjadi orang kaya bertambah kaya karena dalam persepsinya adalah bagaimana agar uangnya bisa bertambah banyak?

Sebaliknya, orang menengah sampai di bawahnya berpikir, uang ini dihabiskan untuk apa? Karena persepsinya dihabiskan, maka nantinya memang betul-betul habis. Pada akhirnya, akan kembali mengeluh sebab tidak adanya uang lagi.

Nah, Ronaldo memang memiliki bisnis yang dibangun sendiri atau dengan beberapa karibnya. Dia memiliki unit usaha berupa: pakaian mewah, alas kaki, selimut, parfum, aplikasi mobile, creative agency, restoran sampai dengan hotel. Pada tahun 2015, Ronaldo telah menanamkan investasinya sebesar US$ 40 juta di Pestana Hotel Group.

Menurut ilmu dari orang-orang kaya dan sukses, bahwa aset yang sangat perlu untuk dimiliki adalah tanah. Sebab bumi ini tidak akan bertambah luas, justru penghuninya yang makin terus merangkak naik jumlahnya.

Selain tanah, tentu saja bangunan di atasnya alias properti. Nah, Ronaldo punya juga aset properti. Dia punya vila senilai US$ 7,1 juta di Madrid, Spanyol, dan apartemen dengan nilai US$ 18,5 juta di Trump Tower, New York, Amerika Serikat.

Namanya orang super kaya, masa sih tidak ada mobil mewahnya? Tercatat, CR7 juga memiliki banyak mobil mahal, seperti Porche, Mserati, Lamborghini, Ferrari dan tentunya masih banyak lagi. Pokoknya, bisa terbayang enaknya kalau punya kendaraan yang sangat nyaman untuk dipakai. Apalagi bersama keluarga, wuih, enaknya!

Mau begitu? Tertarik pastinya ‘kan? Wajar kok, manusiawi, karena saya juga begitu! Hehe… Namun, apa sih yang menjadi kunci suksesnya? Ternyata sederhana saja. Meskipun Ronaldo pastinya belum membaca tulisan ini, tetapi dia sudah mengerti sejak awal, bahwa fokus adalah kunci utama untuk bisa sukses dalam hidup ini.

Ronaldo pun menerapkan prinsip bahwa pekerjaan yang paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar, apalagi dibayar mahal! Kita pun mengenal Ronaldo sebagai pemain sepakbola, bukan pemain tenis, bulutangkis, voli pantai, pencak silat atau malah sepak takraw.

Kalau itu tadi contoh dari Cristiano Ronaldo, lalu bagaimana contoh dari seorang internet marketer Indonesia sendiri? Apa alasannya mendalami bisnis digital marketing? Boleh kamu simak di video ini:

Jadi, membaca sampai di sini, apa fokus kamu dalam digital marketing bisnismu sendiri? Sudah mulai tertarik untuk fokus bisnis produk digital? Yuk, lanjut dengan sharing dari saya!

Cerita Pengalaman Sendiri Bisnis Digital Marketing

Sekadar Berbagi Pengalaman Bisnis Digital Marketing

Tulisan ini hanya akan menjadi teori jika saya sendiri tidak menjalankan bisnis produk digital juga. Boleh ya saya cerita sharing sedikit?

Awal memulai bisnis, saya memang sudah menjalankan produk digital. Seperti kamu dan teman-teman kamu mungkin, pertamanya saya tidak menyangka bahwa itu produk digital. Pokoknya, mau bisnis, jalan saja. Tanpa perlu banyak berpikir.

Saya memulai bisnis pada semester lima kuliah. Ketika itu, sekitar tahun 2006. Wah, bisa ketahuan usia saya ini! Yang penting, semangatnya tetap muda dong, seperti kamu juga ‘kan?

Waktu itu, saya dan dua orang teman satu kelas plus satu jurusan di Fisipol UGM, membuat jasa desain presentasi lewat Powerpoint. Kami berpijak dari sebuah masalah, bahwa ketika ada orang akan presentasi, pastilah butuh media yang tepat. Dan, kita tahu bersama bahwa Powerpoint memang dipakai untuk menampilkan bahan-bahan presentasi.

Namun, sebagian besar memakai desain Powerpoint yang itu-itu saja atau yang sudah ada di Powerpoint sendiri. Bosan. Jenuh. Ditambah dengan penyampaian presentasi yang juga membosankan, wah, lengkap deh!

Oleh karena itu, kami bertiga mencoba membuat desain yang beda daripada lainnya. Desainnya menarik, dinamis, manis dan orang bisa kagum habis. Kami menambahkan dengan animasi, efek atau apapun sehingga terlihat Powerpoint itu begitu penuh power dan banyak point plusnya.

Baca Juga: 5 Langkah Meningkatkan Bisnis Online dengan Fokus Melayani Konsumen

Untuk promosi, waktu itu belum ada banyak medsos seperti sekarang, saya sebagai marketer, menyebarkan pamflet dan kartu nama ke berbagai tempat dan orang. Saya pesan di sebuah percetakan dan rupanya, tiap warna dihitung rupiahnya. Pakai tiga warna sama empat warna, berbeda harganya. Waduh, ya, sudahlah! Tidak masalah. Kami sudah patungan modal Rp 100.000,00/orang.

Alhamdulillah, konsumen pertama justru dosen kami sendiri. Saya sendiri yang menerima telepon orderan itu, ketika masih menerima kuliah lagi! Perasaan kami senang sekali menerima proyek pertama kali. Menemui dosen tersebut untuk menerima penjelasan lebih lanjut.

Begadang Karena Sedang Berdagang

Untuk mengerjakannya, kami berada di rumah kontrakan salah satu teman, ya, bagian dari perusahaan ini juga. Mulai dari pagi, siang, sore, bahkan malam, masih belum selesai juga. Akhirnya, tetap harus dengan begadang agar cepat selesai dan langsung bisa dipakai.

Kalau tidak salah ingat, kami habiskan dua hari mengerjakan template Powerpoint itu. Ketika diujicobakan di komputer pak dosen, rupanya malah lambat karena terlalu berat efek animasi dan grafisnya! Apa memang komputernya yang ketinggalan zaman ya? Entahlah, yang jelas, beliau sangat puas dengan hasil kerja keras kami. Dibayar sebesar Rp 50.000,00.

Jumlah itu termasuk besar bagi kami, setidaknya untuk hasil pertama. Langsung saja, untuk merayakan keberhasilan pecah telor itu, kami makan sepuasnya di sebuah restoran pizza. All You Can Eat! Eh, ternyata, malah harus bayar lebih mahal. Lebih tinggi daripada lima puluh ribu itu. Terpaksa, kami ambil dan tambahi sedikit dari kas perusahaan!

Order Demi Order

Kami bertiga belum mengenal yang namanya landing page. Website sudah sering buka, tetapi untuk website sendiri kami belum ada. Jadi, tidak pernah berpikir mau bikin website juga, apalagi order domain murah sekaligus hosting murah di DomaiNesia. Masih serba manual.

Kekuatan testimoni juga belum kami mengerti. Namun, Alhamdulillah, pesanan selanjutnya terus berdatangan. Kantor S2 Teknik UGM order untuk acara wisuda pascasarjananya. Ini yang lumayan banyak, sampai lebih dari 100 slide! Kami tetap kerjakan, karena ini adalah awal dari perusahaan besar. Boleh dong bermimpi begitu, ‘kan gratis. Kamu sendiri, apa impianmu? Mau jadi pebisnis produk digital juga? Cocok jika kamu terus membaca tulisan ini.

Permintaan jasa selanjutnya, dari seorang tokoh publik di Jogja. Kami bertiga memang tinggal di Jogja. Dia sering membawakan acara seminar maupun acara berwujud motivasi dan pengembangan diri untuk berbagai kalangan. Jelas dong butuh media presentasi lewat Powerpoint.

Kembali kami mengucapkan Alhamdulillah, beliau sangat suka dan menjadi langganan jasa desain kami. Lalu, bagaimana akhir dari perusahaan kami? Setelah kuliah, perusahaan itu bubar karena kami menempuh jalan masing-masing. Saya merantau ke Sulawesi Tenggara.

Single Fighter

Itu adalah usaha saya bersama teman yang sudah bubar. Akan tetapi, masih ada satu usaha yang saya jalankan sampai saat ini. Sejak masih mahasiswa, mulai dari beberapa waktu sebelum lulus, saya sudah bergabung menjadi agen penjual pulsa. Ketika itu, untuk mengisi pulsa mesti dengan mengirimkan SMS, langsung ke server operator bisnis tersebut. Hasilnya lumayan dan dipakai sendiri juga oke. Tidak perlu ke luar rumah untuk mengisi pulsa, bahkan terbantu pula untuk keluarga saya.

Setelah saya tinggal di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara ini, bisnis pulsa tersebut makin berkembang. Dulu memang cuma pakai SMS, sekarang sudah pakai internet. Diperluas lagi bidangnya. Paket data bisa. Tiket pesawat. Tiket kereta api. Pembayaran segala macam, listrik prabayar maupun pascabayar. Termasuk tagihan BPJS, TV kabel, PDAM dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Hindari Sifat SABA dalam Bisnis Online

Untuk kebutuhan kantor, tagihan Indihome dan listriknya, selalu saya yang isikan. Tentunya, dibayar oleh bendahara. Saya cuma tinggal bawa gawai ke mana-mana. Mau isi, tinggal buka aplikasinya, klik sana-sini sesuai menu dan normal, tidak sampai dua menit, sudah sampai di tangan konsumen.

Bagi saya hal tersebut enak sekali. Tidak seperti bisnis produk fisik yang harus bawa barang besar ke mana-mana. Rezeki masing-masing dan saya tidak meremehkan yang bisnis produk fisik lho ya! Saya cuma ingin fokus di bisnis digital marketing.

Nah, dari situ, ternyata kecintaan saya pada bisnis masih belum hilang, meskipun saya sudah menjadi PNS. Saya terus belajar dan mengasah kemampuan di bidang produk digital. Bagi saya, produk digital memang sangat menarik karena masih belum banyak orang yang mendalami.

Sebelum kamu mengenal lebih jauh lagi tentang bisnis digital marketing, yuk, intip jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2018. Meskipun ini data tahun lalu, apalagi kemungkinan sangat besar, meningkat untuk tahun ini. Datanya ada di bawah ini:

data-pengguna-internet-di-indonesia-tahun-2018

Dari data tersebut di atas, kalau kita tidak ambil bagian di bisnis digital marketing, waduh, bakal menyesal nantinya! Serius. Produk digital masih banya ceruk pasarnya, paling tidak kita bisa icip-icip sedikit, lah.

Pada sisi yang lain, pernah juga sih, saya mencoba untuk berbisnis produk fisik. Saya mendaftar sebagai seorang reseller dari perusahaan yang telah menampung banyak UKM khusus produk muslim. Bayar uang pendaftaran, dapat akses ke ratusan brand produk muslim segala jenis.

Selain itu, kita juga dibuatkan toko online sendiri. Pakai nama sendiri. Tapi, desainnya sama untuk semua reseller. Link utamanya pun sama. Bedanya hanya di subdomainnya saja. Bukankah lebih nyaman kita punya website sendiri dengan hosting terbaik di Indonesia? Betul ‘kan?

Saat saya promosi produk tas khusus perempuan melalui status WA, ada seorang ummahat atau emak berhijab yang bertanya ke saya. Harganya berapa? Saya jawab sesuai dengan harga yang tercantum di toko online itu. Dia pun berpikir, lalu bertanya lagi, ongkirnya berapa pak? Jangan-jangan lebih mahal ongkir daripada barangnya?

Wah, kok dia bisa menebak setepat itu sih? Dan, memang benar. Ketika dicek di ekspedisi pengiriman, melalui toko online itu juga, ongkirnya malah melebihi harga barangnya! Waduh! Pantas dia mundur sebelum waktunya.

Batin saya waktu itu cukup terluka. Jika begini terus caranya, mesti ada solusi lain. Bentuk lain. Produk lain. Pilihan selanjutnya pada produk digital. Yes! Sebab, produk digital seperti yang sudah saya kemukakan, bisa dikirimkan melalui sebuah link download. Sangat hemat biaya, tanpa harus lewat ekspedisi pengiriman yang bisa jadi ribet.

Nah, inilah yang dikatakan benang merah antara menjadi karyawan atau pegawai dengan profesi pengusaha. Kita bisa menjalankan bisnis produk digital tanpa harus mengganggu waktu kerja utama. Bahkan, bisa dibuat otomatis. Cukup banyak aplikasi, software maupun perusahaan yang siap bantu kamu agar bisnismu itu tetap berjalan tanpa perlu banyak kehadiran kamu. Pokoknya, simak sampai selesai, karena kamu akan menemukan kunci jawabannya.

Baca Juga: Penghasilan Dirasa Kurang, Tertarik Buka Usaha Sampingan Untuk Karyawan? Coba 5 Tips Ampuh Berikut Ini!

Nah, keadaan saya, masih jadi pebisnis sendiri dan belum menemukan mitra yang pas di tempat tinggal saya. Meskipun begitu, Alhamdulillah, saya berhasil mendapatkan dua order. Satu teman yang bisnis ticketing, satunya praktisi MLM produk kesehatan. Keduanya saya buatkan website. Alat yang saya gunakan adalah sebuah builder untuk membuat landing page, sales page, order form dan semacam itulah. Saya belum menggunakan website lengkap dengan format blog, seperti yang ditawarkan domain dan hosting murah di DomaiNesia.

Seterusnya, orderan berwujud jasa pembuatan video marketing. Memang ada yang saya gratiskan. Ini adalah video undangan pernikahan teman baik saya. Walaupun dia tidak bayar sepeser pun, tetapi saya ingin agar logo bisnis bisa nampang plus numpang di situ. Saya menggunakan nama Manzilia Media.

Asal nama Manzilia adalah dari Bahasa Arab yang berarti rumah tangga. Saya punya orientasi agar bisnis bisa lebih ditujukan untuk para keluarga Indonesia. Bukankah setiap orang memang lahir dari sebuah keluarga?

Kembali ke orderan. Lalu, adakah yang dibayar? Inilah gunanya silaturahim, memperpanjang umur dan menambah rezeki. Setelah saya share info bahwa saya menang lomba blog dari sebuah penerbit terkemuka di Indonesia ini, bibi atau suami om saya di Bekasi, memesan video untuk dokumentasi kegiatan dakwahnya.

Tanpa perlu terlalu pusing, video itu cepat jadinya. Lho, kok bisa? Apakah karena saya pintar dalam membuat video? Tidak juga. Hal itu karena saya sudah membeli produk digital untuk membuat video dari template Powerpoint. Dalam berbagai versi dan jenis: undangan pernikahan, format film seperti di Hollywood, membuat buku, video Youtube dan lain sebagainya. Tinggal edit template yang ada, ganti foto, render, jadilah sebuah video ciamik. Yang jelas karena saya sudah ikuti panduan atau tutorialnya.

Itulah enaknya kita beli produk digital. Produk tersaji secara lengkap, dilengkapi video-video langkah demi langkah agar bisa menggunakan produk dengan baik. Support systemnya baik, CS selalu terbuka, ada grup di Facebook dan Telegram untuk sharing masalah berikut pemecahannya.

Selain itu tersedia bonus-bonus luar biasa banyak dari para affiliate marketer yang mempromosikan dari vendor atau si pembuat produk. Lengkap dan mantap! Adakah hal itu pada produk fisik? Hem, saya masih harus berpikir kalau untuk pertanyaan ini.

Jadi, apakah kamu sudah siap untuk berbisnis produk digital juga? Akan tetapi, meskipun kamu sudah membuat produk digital atau bersiap untuk promosi produk digital, kamu tetap membutuhkan yang namanya website. Lho, bukannya kalau kita menawarkan produk digital, kita sudah diberikan link website dari vendor? Kita tinggal membagikan link tersebut. Ketika ada orang beli lewat web itu, maka secara otomatis, komisi akan masuk ke kantong kita. Lha, kok masih butuh website juga? Baik, begini penjelasannya!

Membangun Personal Branding

Selfie. Sebuah kondisi seseorang yang memotret dirinya sendiri dengan menggunakan kamera HP. Lubang kamera yang berada di bagian depan HP digunakan untuk selfie tersebut. Alasannya agar gambar, baik sebelum dipotret maupun setelahnya, akan muncul di layar. Pada beberapa smartphone atau gawai, justru gambar dari kamera depan malah lebih bagus daripada belakang.

Seperti kebiasaan tukang selfie atau sekarang disebut dalam Bahasa Indonesianya, swafoto, foto tersebut diupload di media sosial. Menunggu respons dari teman maupun follewers. Apakah banyak yang like, komen atau malah sampai share?

Itulah yang dinamakan dengan personal branding. Suatu usaha untuk mengenalkan diri sendiri ke orang yang dikenal maupun tidak. Melalui obyek visual maupun auditori, seseorang berusaha dikenal lewat medsosnya layaknya TV yang penuh dengan iklan.

Apakah berswafoto itu tindakan yang salah? Belum tentu juga. jawabannya relatif dan tergantung. Kalau dengan selfie itu, bisa mendapatkan uang, maka tentunya jangan dilarang dong!

Tetapi, rata-rata foto selfie itu cuma menonjolkan kecantikan, kegantengan, rambut, hijab, kosmetik dan pamer tempat yang belum tentu pula ada manfaatnya bagi orang lain. Malah, bisa jadi ketika ada foto selfie, justru dibully. Bisa terjadi ‘kan? Apalagi jika yang selfie itu masih jomblo. Hem..

Baca Juga: 5 Ciri Penting Jika Kamu Cerdas Atau Pintar

Nah, saya ambil dari narsis dan eksis itu, tetapi belum ke arah yang lebih produktif. Sebab, kalau kamu sudah memiliki ini, maka kamu akan dituntut – paling tidak dari diri sendiri – untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi orang lain. Terlebih bila memang kamu sudah meniatkan diri untuk menjadi pebisnis produk digital.

Apa sih itu Mas? Jawabnya adalah faktor penting bagi seorang pebisnis online adalah mesti memiliki website. Lho, mengapa sih mesti punya website sendiri? Sebagaimana subjudul ini, personal branding kamu akan terbentuk ketika kamu sudah memiliki website. Terlebih bila domain yang dipakai adalah nama kamu. Ya, nama lengkap kamu, atau nama panggilan. Bisa juga dengan nama bisnis atau usahamu. Itu akan menjadi sebuah brand.

Ketika kamu sudah memulai menulis artikel sendiri, terus share link web kamu ke media sosial, maka makin lama, personal branding kamu akan terbentuk. Berarti kamu sudah ambil langkah maju dibandingkan teman-teman kamu yang cuma rutin tulis status di FB, IG maupun Twitter.

Kamu kan punya media sendiri buat menampung isi pikiran. Buat apa masih banyak menumpang di media milik orang lain? Ketika ada perubahan, yang pengguna medsos itu bisa kelabakan. Beda dengan kamu yang masih sangat bebas untuk mengelola website, asalkan kamu pakai WordPress.

Website kamu yang sudah mulai ada pengunjungnya, kalau sudah banyak juga, bisa kamu ikutkan dalam lomba blog maupun SEO. Bila kamu cari kata kunci lomba blog 2019, maka bisa kamu temukan salah satunya adalah lomba yang diadakan oleh DomaiNesia.

Setelah kamu menang dari lomba blog DomaiNesia itu, maka blog kamu akan lebih punya power. Banner pemenang bisa kamu pajang di website kamu. Waktu ada pengunjung datang, komentarnya: “Wah, blog ini luar biasa juga ya!”  Iya dong, sip mantap!

Atau, ketika ada kesempatan ikut lomba SEO di tahun 2019 ini, kamu bisa juga ikut. Mencoba kesempatan untuk merajai halaman pertama Google. Setiap blogger bisa masuk ke sana, asal tahu caranya. Saat sudah berada di page one atau boleh diubah jadi pejwan Google, maka pada saat itulah, trafik ke website kamu akan mengalir dengan sendirinya. Kalau sudah keadaan begitu, maka akan lebih mudah diterima untuk dipasang Google Adsense.

Alur Konsumen

Pada bagian sebelumnya, kamu perlu memiliki website sendiri dan membuat cukup banyak tulisan di sana. Jika kamu kurang mampu menulis sendiri, maka kamu bisa minta bantuan freelancer online. Kamu bisa tawarkan job ke Sribulancer atau lewat Project.co.id. Ada banyak pencari kerja yang siap melahap job sesuai dengan minat mereka.

Nah, mengapa harus mesti ada tulisan khusus? Terutama kaitannya dengan produk digital yang kamu jual? Misalnya, kamu jualan template desain dengan Powerpoint yang nantinya bisa jadi gambar promosi maupun video explainer. Kamu mesti ingat tentang alur konsumen. Orang beli pastilah ada tahapan-tahapannya.

Contohnya begini. Ada yang kunjungi website kamu dan membaca tulisan seputar tren ke depan, promosi akan lebih menarik dan menggugah orang melalui video. Terus, kamu selipkan penawaran e-book gratis tentang keunggulan video dibandingkan gambar dalam bisnis online. Dia perlu memasukkan nama dan emailnya.

Nah, karena kamu memakai email autoresponder, seperti: Kirim.Email, Aweber, Mailchimp, List Kingdom dan lain sebagainya, dia langsung mendapatkan notifikasi di inbox emailnya bahwa dia sudah menjadi subscriber kamu. E-book dikirimkan lewat email. Pada saat itu, dia sudah menjadi cold market. Awalnya tidak terlalu tertarik dan tidak kenal, tetapi mulai berubah saat membaca e-book dari kamu.

Agar lebih memantapkan personal branding kamu dan berbagi atau sharing seputar video promosi, kamu mengirimi dia artikel pendek lewat email. Dia pun mulai menjadi warm market dan makin tertarik untuk beli produk digital kamu.

Pada email selanjutnya, kamu langsung tawarkan produk kamu dan Alhamdulillah, dia pun membuka dompetnya, transfer ke kamu. Setelah didownload, dia merasa puas dengan produk kamu dan memberikan testimoni yang positif. Itu yang dinamakan hot market. Kemungkinan dia akan beli lagi lebih besar karena sudah merasakan produk serta pelayanan dari kamu. Tipe konsumen yang seperti ini harus lebih diperhatikan dan dipertahankan demi kelangsungan bisnis digital marketing kamu.

Kerja Tanpa Banyak Capek

Marilah kita ingat kaidah bahwa hidup ini indah, Kawan! Meskipun kamu sudah bekerja, entah itu sebagai pegawai negeri maupun karyawan swasta, janganlah habiskan hidupmu hanya untuk kerja. Kadang saya miris menyaksikan ada orang yang kerja sebelum anaknya bangun dan pulang kerja ketika anaknya sudah tidur. Lah, terus, kapan ketemunya?

Kita juga butuh yang namanya liburan, sekadar jalan-jalan santai bersama keluarga, mencari buku-buku terbaru yang bermutu di mall, ataupun yang lebih penting lagi, bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Tetap bisa sholat berjamaah di masjid, mengikuti kajian ilmu, mengajari anak kita mengaji dan lain sebagainya. Ah, pokoknya hidup ini sudah seimbang diatur oleh Allah. Setiap orang diberikan 24 jam, tidak ada yang lebih, apalagi kurang.

Jadi, masih mau memanfaatkan waktu untuk cari uang saja? Ingat pula kesehatan kamu. Jangan sampai ketika kita bekerja, tidak mempedulikan kesehatan. Namun, ketika sudah mendapatkan hasil dari pekerjaan itu, malah dipakai untuk memperbaiki kesehatan kita yang terganggu. Waduh, repot jadinya ini!

Baca Juga: 5 Tips Agar Tetap Sehat dan Segar, Meskipun Sering Kerja Malam

Untuk itulah, kamu butuh yang namanya website. Sebab itu akan menjadi lapakmu yang buka selama 24 jam, 7 hari sepekan. Tidak akan pernah tutup, kecuali kamu yang menghapusnya, kena gangguan sistem atau malah perusahaan penyedia domain dan hostingnya yang bangkrut. Walah.

Mungkin kamu memang butuh waktu untuk membuat website itu, apalagi jika baru pertama kali. Tenang, banyak panduannya kok, apalagi di bagian selanjutnya, saya akan kasih tahu tempat terbaik untuk mulai merancang masa depan bisnis kamu lewat website yang berkualitas.

Setelah website kamu aktif, kamu tinggal memantau perkembangannya. Berapa orang yang berkunjung, klik menunya, masuk di keranjang belanja sampai menu checkout, semuanya bisa dilihat dari website kamu tersebut. Dan, yang lebih penting daripada itu semua adalah data, Bro! Percuma ketika kita bisnis online apalagi bisnis digital marketing, kalau kita tidak memiliki data tentang konsumen maupun calon konsumen kita sendiri.

Lho, bukannya kita bisa ikut gabung di marketplace, Mas? Kan sama saja kita juga punya website? Nah, memang jika sekadar website, maka itu benar. Namun, sejatinya toko online itu bukanlah milik kita, termasuk data-data yang ada. Nama, email, nomor WA, bisa kita dapatkan dengan mantap ketika sudah punya website sendiri.

Tempat yang Akan Cocok Buat Kamu

Sudah terpikir untuk membuat website sekarang? Sudah, tidak perlu banyak berpikir sampai 1.000 kali, langsung bikin aja! Ketika kamu masih pikir sana, pikir sini, maka itu tandanya belum take action. Pada akhirnya akan tertunda lagi, tertunda lagi, mau sampai kapan? Sementara waktu tidak akan bisa menunggu. Bahkan calonmu juga begitu. Jangan di-PHP. Halah, kok nyambungnya ke situ juga?

Setelah kamu berhasil menemukan domain yang cocok, entah itu pakai nama pribadi atau nama bisnis, salah satu tempat yang saya rekomendasikan adalah beli domain dan hosting di DomaiNesia yang sudah saya sebutkan di bagian awal. Ekstensi domain yang bisa kamu pilih misalnya:

.com

Ini lebih umum dipakai untuk website apapun. Orang lebih mengenal situs itu berakhiran .com. Untuk penawaran di DomaiNesia cuma senilai Rp99.000,00, harga promo Gan, untuk satu tahun!

.net

Jika kamu punya produk digital berupa jaringan atau aplikasi, maka cocok dengan domain yang satu ini .net. Masih sangat cocok untuk website nama pribadi. Kamu bisa miliki cuma dengan Rp 119.000,00. Masih terhitung murah, lah!

.org

Bikin komunitas atau organisasi bersama teman-teman kamu, atau langsung agar citra brand perusahaan kamu makin kinclong, kamu bisa pakai .org. Harga di DomaiNesia Rp129.000,00. Patungan dengan rekan bisnis kamu, oke juga tuh!

.website

Ingin lebih tampil unik dengan ekstensi .website, boleh kamu ambil yang ini. Untuk ini, lebih bagus nama domainnya jangan terlalu panjang, karena ekstensi .website menurut saya sudah lumayan panjang juga. Hehe…

.site

Kamu kan ingin jadi pebisnis produk digital yang penuh kreativitas bukan? Domain .site pas buat kamu.

Dan, masih banyak lagi ekstensi yang bisa kamu pilih. Langsung pilih saja, gratis kok! Setelah itu mesti bayar dong. Kan cuma pilihnya yang gratis. Haha…

Namun, jika mau lebih mantap lagi, apalagi ketika kamu sudah memutuskan untuk pakai WordPress, saran saya, pilih paket hosting saja. Jika membeli paket hosting itu, kamu sudah dapat gratis domain. Berbagai jenis paket hosting bisa kamu pilih. Disarankan, buat kamu pilih saja Paket Super, dengan harga cuma Rp32.000/bulan.

Alasan Memilih DomaiNesia

Mungkin kamu sering berbelanja di minimarket, baik itu yang dimiliki oleh individu maupun modern atau perusahaan. Ketika kamu masuk, maka kamu akan mendapati barang-barang yang sangat lengkap di sana. Lho, bukannya kalau mau lebih lengkap lagi, masuk saja di supermarket atau bahkan hipermarket? Ini saya melihat kenyataan di tempat saya, perbelanjaan modern paling mentok adalah minimarket.

Batin kita tentunya akan senang bahwa semuanya lengkap. Semua yang kita cari ada. Nah, begitu pula dengan website. Pastinya ketika kamu akan memutuskan untuk punya website sendiri, butuh yang paling lengkap bukan?

Mau cuma beli domain pilihan dengan harga murah dari DomaiNesia sesuai pilihan kamu, bisa. Biasanya, yang beli domain saja ini tinggal dipasangkan dengan platform Blogspot. Pakai platform gratisan ini, nama website kamu akan diberi embel-embel blogspot.com. Terasa kurang menarik jika itu adalah namakamu.blogspot.com. Bener ‘kan? Ini masih ada kaitannya dengan personal branding, bangun website kamu lebih mantap dengan domain sendiri.

Terus, sekalian hosting murah dengan gratis domain juga boleh. Untuk bikin website dengan platform, tidak cuma WordPress, sok atuh. Masih banyak yang lain kok.

Ketika nanti kamu punya website, sementara pengunjungnya mulai membludak, maka kamu butuh space yang lebih besar. Awalnya kamu cuma pakai shared hosting. Kamu berbagi server hosting dengan pengguna lain. Ini sebenarnya sudah lumayan bagus. Namun, ketika yang masuk sudah semakin besar, maka solusinya adalah mengganti hosting tersebut dengan VPS. Ini disebut juga dengan Virtual Server atau Virtual Machine.

Pada prinsipnya, VPS adalah komputer server yang punya cara kerja sama dengan komputer. Lalu, di mana perbedaannya? Ini dia, VPS dijalankan dengan memakai teknologi virtualisasi di komputer server.

Komputer ini telah memiliki spesifikasi hardware yang tinggi. Selain itu, memiliki performa yang lebih cepat untuk keperluan hosting sebuah website. VPS adalah server yang tidak terbagi dengan pengguna lain. Kamu bisa lihat penawaran segar dari DomaiNesia tentang VPS ini. Lebih bagus pakai VPS karena tidak terbagi, bukankah layaknya cinta, tidak mau terbagi? Cieh, cieh…

Baca Juga: Ada yang Namanya Pak Edi Siregar, Tapi Jarang yang Bernama Pak Ide Segar

Faktor yang tidak kalah pentingnya adalah keamanan. Nah, ini dia. Serangan terhadap sebuah website bisa berasal dari seluruh dunia. Menyebarkan virus, malware, spam, bahkan serangan langsung kepada pemilik website tersebut, terutama data dirinya. Untuk hal ini, memang tidak bisa dianggap sepele, apalagi sebelah mata. Kita butuh layanan servis keamanan website yang bisa diandalkan.

Pasangannya aman adalah nyaman. Ya, aman dan nyaman selalu bersama, bagaikan sepasang sejoli. Ketika ada penyedia keamanan website, kenyamanannya adalah customer service yang tersedia penuh selama 24 jam. Bahkan, kalau perlu 26 jam, jika memang ada lho!

Semua poin tersebut di atas, domain murah, hosting yang juga terjangkau, platform website yang lengkap dan jaminan keamanan, serta layanan customer service 24 jam, Insya Allah semuanya ada di DomaiNesia. Kamu bisa cek langsung serta lihat dan rasakan bahwa yang saya tulis buat kamu ini memang tidak main-main.

Bisnis Digital Marketing Tanpa Perlu Banyak Pusing

Kini saatnya bagi kamu untuk mulai bisnis digital marketing yang mudah dan menyenangkan. Kamu tidak perlu membuat produk digital khusus atau mencari produk apa ya kira-kira yang cocok? Inilah jawaban yang saya tawarkan buat kamu. Apa itu?

Kamu cukup membuat akun di DomaiNesia dan mulai menjalankan program affiliate. Program ini bagaikan makelar. Kamu promosikan produk digital orang lain. Setelah berhasil terjual, kamu akan dapat komisi.

Untuk selanjutnya, komisi yang bakal kamu dapatkan adalah 30 %. Lumayan ‘kan? Dari harga domain maupun hosting, kamu bakal mendapatkan jumlah sebesar itu.

Apakah menjadi affiliate marketer itu susah? Ya, susah, kalau belum dicoba! Menjadi seorang affiliate, kamu akan mendapatkan link yang mengarah ke halaman penjualan sendiri. Jadi, bisa saja sih tanpa ada website dulu. Namun, bisa jadi lucu kalau kamu tawarkan orang buat bikin website di DomaiNesia, tapi kamu sendiri malah belum? Ya ‘kan?

Mulai tawarkan saja ke keluarga dekat atau teman-teman kerja kamu. Pakai banner digital yang sudah disediakan plus kupon diskon yang kamu buat sendiri, Insya Allah promosi kamu akan lebih mengena. Bukankah rata-rata orang membeli karena sudah kenal penjualnya?

Kalau toh kamu belum dikenal karena kamu promosi ke orang lain, sudah ada testimoninya kok. Wajar kalau penjual berkata bahwa jualannya oke, ‘kan memang penjualnya. Tapi kalau orang yang sudah memakai, sudah menggunakan layanan DomaiNesia, masa mau dibantah juga?

Terus, ketika kamu mulai mempromosikan DomaiNesia, biasanya terpikir, saya mau kasih bonus apa ini untuk calon konsumen saya? Bukankah setiap penawaran produk digital, sering melekat ada bonus-bonus di baliknya?

Untuk yang satu ini, kamu bisa mencoba beberapa hal. Misalnya, kamu memberikan panduan singkat seputar website yang bisa diambil dari blog DomaiNesia. Agar lebih mantap, artikel tersebut kamu buat jadi e-book dengan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Untuk membangun personal branding sebagai pebisnis online yang keren, hindari contek plek alias copas habis.

Atau kalau ada rezeki, bisa amati kontes affiliate dari suatu produk digital yang dilaunching. Amati dari bahasa penawaran mereka dengan menjadi subscriber emailnya, pilih bonus yang bisa dijual lagi. Biasanya berbentuk PLR (Private Label Rights). Produk digital ini bisa kamu jual lagi dengan namamu, jadi seolah-olah kamu bikin produk sendiri.

Namun, di balik itu semua, selama kamu menjaga integritas, kejujuran dan aturan main yang oke, maka rezeki lewat pembeli itu akan datang dengan sendirinya kok. Yang penting, perlu kesabaran dan konsistensi yang terus-menerus. Masa langsung sukses? Bukankah sejatinya bisnis apapun itu memang membutuhkan waktu untuk sukses?

Kesimpulan

Hidup ini sebenarnya sederhana kok. Saat kita menjadi orang kecil, maka tidak usah terlalu berpikir tentang orang lain yang sudah menjadi besar. Mereka bisa besar karena dulunya juga kecil. Namun, mereka menjalani yang mereka inginkan.

Ada satu keinginan, mereka tekuni benar-benar, sabar melewati jalannya, sampai akhirnya sampai di tujuan mereka: kesuksesan dan kebahagiaan. Tentu hal itu terjadi karena mereka fokus. Ya, fokus ini adalah intinya.

Kita tidak usah melirik orang lain yang berbisnis ini dan itu. Kita lihat saja nanti, hasilnya seperti apa? Yang jelas, kesempatan untuk berbisnis produk digital dengan segudang keunggulan dibandingkan produk fisik, masih sangat terbuka lebar. Apalagi masih banyak orang, bahkan anak muda sendiri, yang mengaku gaptek. Padahal, era teknologi terus berjalan dan akan menggilas orang yang gaptek, tetapi tidak mau belajar menghilangkan kegaptekannya tersebut.

DomaiNesia sebagai salah satu perusahaan penyedia layanan yang berfokus kepada pembuatan website bisa kamu manfaatkan untuk mulai membangun bisnis digital marketing kamu. Sudah saatnya kamu berubah dengan mempunyai website sendiri.

Mau menunggu berapa lama sih baru kamu mau punya website? Pertanyaan ini silakan jawab saja dalam hati, karena hidupmu ditentukan oleh dirimu sendiri. DomaiNesia sekadar membantu. Apalagi kalau bukan membantu mewujudkan impianmu yang selama ini ingin sukses di bidang bisnis digital marketing?!

Baca Juga: 5 Tips Ampuh Menghilangkan Malas

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Share This:
error: Content is protected !!