Ada yang Namanya Pak Edi Siregar, Tapi Jarang yang Bernama Pak Ide Segar

Ada yang Namanya Pak Edi Siregar, Tapi Jarang yang Bernama Pak Ide Segar

Share This:

Pak Edi Siregar. Apakah nama itu sedemikian kamu kenal? Bisa jadi nama orang tuamu, mertua, tetangga, guru atau siapapun. Tapi, kalau Pak Ide Segar? Nama yang melekat pada orang dengan ide segar. Apakah kamu kenal juga?

Ide segar adalah bahan untuk membuat konten yang segar pula. Konten itu apa sih? Hem, jelas konten itu adalah isi yang akan ditampilkan di media. Misalnya, kamu mau bikin status di Facebook. Maka kontennya apa? Oh, sedang galau. Makanya, kalimat statusnya misal seperti ini: “Lagi males napas, enaknya ngapain ya?”

Baca Juga: 5 Cara Pinter Atasi Minder

Nah, ide segar itu tidak gampang ditemukan lho! Kalau toh ada yang menemukan, apakah ada orang lain yang merasa kehilangan? Tentunya tidak, karena ide bisa milik siapa saja. Ide segar bisa didapatkan oleh semua orang. Tinggal bagaimana ide segar itu diolah menjadi hasil yang segar? Inilah yang menjadi kunci dari kesuksesan itu. Jadi, kuncinya bukan pada Raisa ya! Hem, siapa juga yang bilang itu?

Ide Segar Jualan Lewat Konten

Ide Segar Jualan
Ide Segar Itu Perlu Ditulis Agar Tidak Cepat Lupa dan Tidak Harus Ditulis dengan Pensil, Kecuali Kamu Ikut Ujian Pakai Pensil 2B

Biasanya, orang yang jualan lewat online itu, selalu membuat konten tentang jualan terus. Termasuk di Facebook. Belum apa-apa sudah jualan. Atau di Whatsapp, Telegram dan lain-lain. Apakah itu salah? Ya, belum tentu juga sih. Tapi, biasanya itu tidak tepat. Kurang tepat sasaran. Bisnis kamu masih baru, seolah-olah orang seluruh dunia sudah tahu semua. Kan mimpi itu! Apalagi kalau masuk mimpi di siang bolong. Gara-gara mimpi, kamu jadi bolong puasanya. Aishh…

Baca Juga: 5 Proses Penting Bagi Kamu yang Buka Bisnis Online

Seharusnya, diawali dengan yang ringan-ringan dulu, lah. Ya, bagi-bagi konten seputar tips, atau hal-hal menarik seputar bisnis kamu terlebih dahulu. Biar orang lebih kenal. Misalnya: bisnis sepatu. Tipsnya, bagaimana memilih sepatu yang tidak sama antara kiri dan kanan? Atau bagaimana memakai sepatu dengan cepat tanpa perlu melihat, karena dipakaikan sepatunya! Bisnis celana misalnya. Bagaimana menggunakan celana tanpa tertukar antara kiri dan kanan? Seperti itulah. 🙂

Sumber Kreativitas

Ide Segar Sumber Kreativitas
Ide Segar Beraneka Ragam, Juga Beraneka Warna. Nah, Tebak Hayo, yang Mana Batu yang Mirip Diambil Thanos?

Untuk bisa kreatif dalam bisnis online, memang ada caranya dan itu dua macam. Apa itu? Sebentar, ambil napas dulu. Sudah? Kamu sudah ambil napas juga ya? Jangan lupa itu! Bagus…!

Pertama, sebesar apa kamu kenal dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan? Kedua, sebesar apa kamu tahu tentang target pasar kamu? Mari kita bahas yang ketiga! Lho, yang ketiga saja tidak ada. Baiklah, mulai dari yang pertama dulu, tentang target pasar! Lah, terbalik lagi.

Mengenali produk atau jasa memang tidak gampang lho! Tidak mengenal begini biasanya karena ikut-ikutan. Ya, teman bisnis hape, ikutan bisnis hape. Padahal, tidak tahu hape itu yang sebenarnya. Mereknya, kualitasnya, kegunaannya, dan lain sebagainya. Tahunya hape ya buat nelpon sama internet. Bagaimana juga perbandingan dengan merek lain? Kalau tidak kenal dengan produk sendiri, bagaimana orang lain mau kenal? Ya nggak sih?

Baca Juga: 5 Cara Sukses Bisnis Sampingan Karyawan, Begini Rahasianya!

Terus, yang berikutnya, target pasar. Nah, ini bukan berarti, kamu mau target perginya ke pasar ikan atau pasar buah? Jelas bukan itu ya? Tapi, jelas target pasar tempat sasaran produk atau jasa kamu. Misalnya, jual sepatu wanita. Lebih cocok memang untuk wanita. Tapi, wanita yang seperti apa? Wanita tulen atau yang wajahnya mirip pisang molen alias jadi-jadian, terus jadi ganjen. Idih….

Mengenal produk atau jasa sekaligus mengenal target pasar akan mendatangkan kreativitas. Termasuk untuk urusan membuat kontennya. Bagaimana bahasanya yang pas, gambar yang cocok, video yang bermutu, waktu posting yang tepat dan lain-lain, itu semua terjadi karena sudah mengenal dua hal itu.

Merawat Ide Segar

Merawat Ide Segar
Menyiram dan Merawat Itu Hampir Sama, Ide yang Beraneka Macam Butuh Perawatan yang Berbeda.

Ketika muncul ide segar dan itu diaplikasikan di Android, eh, maksudnya di dunia yang cukup nyata sulit, maka perlu ada strategi. Pebisnis awal biasanya melakukan sendiri dalam membuat konten kreatif. Adapun pebisnis yang sudah merasa waktunya tersita untuk terus membuat itu, sementara mau ada pengembangan lain, maka tinggal dia serahkan saja ke ahlinya. Diserahkan ke orang yang lebih berpengalaman. Tinggal dilihat kerjanya, hasilnya, bayar, selesai!

Terus, enak yang mana, sendirian atau menikah? Hem, maksudnya konten itu dibuat oleh si pemilik bisnis atau diserahkan ke orang lain? Ya, tinggal dipilih saja. Bisnis memang butuh pertimbangan, tetapi jangan ditimbang-timbang terus. Memangnya mau bisnis sambil datang di Posyandu?

Baca Juga: [Tak Terbayangkan] Solusi Luar Biasa Untuk Kelebihan Bagasi Pesawat

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share This:
error: Content is protected !!