TENTANG RIZKY

Share This:

Assalamu’alaikum…

Perkenalkan, nama lengkap saya adalah Rizky Kurnia Rahman. Nama panggilan cukup Rizky saja ya.

Saya penulis kelahiran Jogja, tepatnya 20 Maret 1985, umur silakan hitung sendiri. Toh, umur ‘kan cuma bilangan usia. Ya toh?

Sejak SD sampai kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UGM, di Jogja semua. Lulus pada bulan Agustus tahun 2008. Tepat lima tahun saya kuliah. Alhamdulillah, sekarang sudah bekerja dengan pendapatan yang rutin.

Mulai menulis sejak kelas 5 SD, waktu SMP ikut ekstrakurikuler Jurnalistik. Ketika SMA, malah bikin buletin humor dan dibagikan ke teman-teman, waktu kuliah, Alhamdulillah, sudah juara beberapa lomba. Salah satunya adalah lomba esai yang diadakan Koperasi “Kopma” UGM pada tanggal 13 Februari 2008. Berikut piagam penghargaannya:

piagam-penghargaan-lomba-esai-kopma-ugm
Alhamdulillah, Bisa Juara 1 Lomba Penulisan Essay Kopma UGM.

Berikutnya adalah lomba resensi dari penerbit Pro U Media pada tanggal 15 Agustus 2009. Waktu itu, Alhamdulillah, saya menjadi juara 2. Memang, tidak ada dokumentasinya, tetapi pengumuman lombanya seperti ini:

lomba-resensi-prou-media

Berikut adalah buku-buku hasil lomba yang pernah saya ikuti dan masuk di sana:

Lomba Menulis Cerpen dengan Tokoh Utama Pelajar “Melodi Cinta Putih Abu-abu” Tahun 2011

melodi-cinta-putih-abu-abu
Buku Melodi Cinta Putih Abu-abu, Cerpen Remaja, Masuk 15 Besar

Bagi kamu yang ingin baca cerpen di buku di atas, silakan masuk ke sini: Cerpen Telunjuk Kanan.

Selanjutnya, saya juga pernah masuk di juara 3, lomba menulis yang sama. Oh, ya, lomba menulisnya adalah bersama Uda Agus. Nah, untuk buku selanjutnya:

Lomba Menulis Cerpen Remaja “Hitam, Putih, Abu-abu” Tahun 2012

hitam-putih-abu-abu
Cerpen Remaja Juga, Hitam Putih Abu-abu, Menulis Bersama Uda Agus

Untuk yang ingin membaca cerpen saya di buku yang di atas ini, ke sini saja: Cerpen Kaki-kaki Hasan.

Pada tanggal 29 Februari 2016, ikut Lomba Menulis “Aku dan Wahdah Islamiyah”. Alhamdulillah, masuk dalam 22 nama yang terpilih secara nasional. Berikut publikasinya:

lomba-menulis-aku-dan-wahdah-islamiyah

Untuk pemenangnya bisa dilihat di link berikut:

Pengumuman Pemenang Lomba Menulis “ Aku dan Wahdah Islamiyah”

buku-aku-dan-wahdah-islamiyah

buku-aku-dan-wahdah-islamiyah-cover-belakang

Mau membaca tulisan saya tentang Wahdah Islamiyah, boleh deh, langsung ke sini: Aku dan Wahdah Islamiyah.

Masih ada lagi, yaitu: lomba blog. Pertama, adalah lomba blog Mizan pada tahun 2019.

menang-lomba-blog-mizan

Untuk membaca hasil menang lomba blog Mizan, tersebut, silakan ke sini: Lomba Blog Mizan Tentang Pembajakan Buku.

Lomba kedua yang berhasil menang adalah lomba blog dari Yummy App, sebuah aplikasi yang khusus untuk masak-memasak.

pengumuman-lomba-blog-yummy-app

Mau tahu bagaimana tulisan saya yang berhasil masuk dan lolos di lomba tersebut? Boleh simak di sini: Aplikasi Yummy App.

Pada bulan Agustus 2020, Alhamdulillah berhasil menang lagi untuk lomba cerpen. Kali ini saya juara 2 nasional. Lomba ini diadakan oleh Uda Agus, seorang penulis kelahiran Sumatera. Beliau sudah mengadakan lomba menulis cerpen ini selama 10 tahun, lho! Dan, untuk tahun ini, masih ada lomba sekaligus meramu 50 penulis cerpennya dalam satu buku.

lomba-cerpen-uda-agus

Itu tadi pengumuman lombanya, sedangkan sertifikatnya seperti ini:

sertifikat-lomba-menulis-cerpen-uda-agus

Bagaimana dengan hasil cerpenku? Kamu mau baca? Oh, boleh saja, silakan. Ini dia linknya: CERPEN DUA ANGSA. 

Lomba yang baru saja selesai pengumumannya alias hari Jumat tanggal 11 Desember 2020 adalah lomba blog. Saya ikut lomba blog review IDN App. Itu lho media yang fokusnya ke konten anak-anak muda, anak milenial dan gen Z.

lomba-blog-review-idn-app

Lomba itu betul-betul tidak saya sangka karena yang ikut juga para master blogger. Mereka yang sudah belasan kali menang lomba blog, sementara saya terhitung masih pemula, hehe…

Mau baca juga yang ini? Bolehlah. Ini dia linknya: REVIEW IDN APP.

Nah, itu adalah beberapa lomba yang pernah saya ikuti.

Menembus Media Mojok.co

Untuk semakin menambah portofolio saya, juga menulis di website lain. Contohnya di Terminal Mojok. Berikut hasil tulisan saya:

Tanggal 24 Juli 2019

Permintaan Pertemanan: Apa Harus Semua Dimasukkan?

Tanggal 29 Juli 2019

Walimah Syar’i, Eksistensi Islam Dalam Sebuah Resepsi

Tanggal 4 Agustus 2019

Ketika Ditanya Tentang Kurban, Kok Selalu Jawabannya Kurban Perasaan?

Tanggal 16 Agustus 2019

Mengulik Film Fast & Furious Presents: Hobbs & Shaw

Tanggal 16 September 2019

Yang Paling Nyesek Dari “Harusnya Aku yang di Sana”

Tanggal 7 Januari 2020

Menyoal Larangan Tidur di Atas Karpet Masjid

Tanggal 12 Juni 2020

Masih Jomblo kok Bicara Poligami sih?

Selain jadi penulis dan pegawai, saya juga mengajar di SMA IT Al-Wahdah Bombana, Sulawesi Tenggara. Sekarang sih mengajar kelas X dan XI. Oh, ya, mengajarnya Bahasa Indonesia saja kok. Itupun bisanya cuma hari Sabtu, karena hari Senin sampai Jum’at, saya berkantor.

Narasumber Acara Kepenulisan

1. Bersama Bupati Bombana, Kepala Perpusnas RI, dan pejabat di Bombana serta Sulawesi Tenggara

Pada Rabu tanggal 16 Desember 2020, merupakan pengalaman baru bagi saya menjadi narasumber dalam acara kepenulisan. Acara itu kerja sama antara Perpusnas dengan Pemda Kabupaten Bombana. Untuk bannernya, bisa dilihat di bawah ini:

Bagaimana ceritanya? Boleh disimak di tulisan saya: Mencuekin Rasa Cuek.

Lho, kok judulnya cuek-cuekan gitu, Mas? Ya, pokoknya lihat dan dibaca, lah yauw. Hehe…

Untuk lebih lengkapnya, bisa dicek di link Youtube Perpusnas. Ada di sini linknya. Nah, karena di depan segala macam acara pembukaan dan iring-iringannya, saya tampil di waktu 2.29.00.

2. Pelatihan Menulis Kreatif

Untuk pelatihan yang satu ini, diadakan di kantor Kominfo Kabupaten Bombana. Saya diundang oleh IDEA Projects dan komunitas penulis SEPAKAT di ibukota Bombana untuk membawakan materi seputar fiksi. Namun, kemudian berkembang menjadi literasi digital. Lengkapnya tentang itu, kamu bisa baca tulisan saya di sini.

Dokumentasinya berikut:

Ikut Kelas Menulis Online

Untuk meningkatkan kapasitas menulis, maka saya mengikuti pelatihan menulis secara online. Yang menjadi trainernya adalah Mas Iqbal Aji Daryono. Beliau adalah seorang esais dan penulis rutin atau tetap di Detik.com. Selain itu, esai-esainya juga pernah muncul di Mojok.co.

Kelas berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Ada enam kesempatan untuk mengumpulkan tugas dan dianalisis oleh beliau. Awalnya sih dengan materi-materi lewat video, misalnya: tentang motivasi menulis, cara membuat kalimat, cara agar tulisan kita bisa menarik, tantangan menulis online, dan lain sebagainya. Termasuk tentang jenis-jenis tulisan, mengambil sudut pandang, dan masih banyak lagi.

sertifikat-menulis-online

sertifikat-menulis-online-2

Menjelang kelas berakhir, ada lomba menulis esai. Seperti ini bannernya:

Alhamdulillah, saya berhasil masuk ke dalam 10 besar di lomba tersebut. Meski tidak jadi juara pertama, kedua, hingga ketiga, tetapi paling tidak, saya berhasil mengalahkan peserta lain yang ingin masuk ke dalam 10 besar.

Terus, saya menulis esai tentang apa? Nah, tulisan hasil lomba tersebut, dimuat di situs menulis.online. Tulisan saya sendiri mengangkat fenomena tentang memakai masker ketika sholat berjamaah di masjid. Lebih lengkapnya, ada di sini: 3 Keuntungan Pakai Masker Saat Sholat Berjamaah di Masjid Selain Mencegah Corona. Silakan dibaca ya!

Menang Lomba Blog Lagi

Alhamdulillah, memang tak boleh berhenti bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Pada hari Kamis (08/04/2021), saya mendapatkan email dari penyelenggara lomba blog GuruInovatif.id. Cukup kaget juga, karena saya menyangka akan kalah, betul-betul terlempar dari daftar para pemenang blog itu.

Rupanya, saat saya mengecek lagi, kok ada sertifikatnya. Eh, benar, saya berhasil menjadi pemenang untuk Juara Harapan 3. Alhamdulillah, saya langsung merasa senang luar biasa. Seperti ini sertifikatnya:

Mau baca tulisan saya yang menang itu? Boleh saja dong. Langsung akses saja ke link ini: lomba blog Guruinovatif.id.

Menjadi Pembicara Acara yang Digagas Kemenkominfo

Acara yang satu ini termasuk spesial bagi saya, karena dilakukan dengan full online. Saya yang berada di Bombana, sementara pembicara lain ada di Kendari, Makassar, Jakarta, seperti itulah.

Kaget juga waktu ditelepon dari Pak Dodi dari katadata.id. Saya dimasukkan jadi pembicara dengan profil sebagai seorang blogger. Hem, bolehlah.

Untuk banner yang lebih lengkap, boleh cek di bawah ini:

Keren ‘kan? Apalagi ada satu cewek dengan profesi sebagai influencer. Itu lho yang suka promosi produk-produk orang lain. Biasanya muncullah di Instagram. Dan, memang begitulah. Profesi yang sukses dalam promosi namanya influencer. Sementara yang kurang sukses, lebih tepat kurang sehat, namanya adalah influenza!

Menang Lomba Tentang Gaya Hidup Minim Sampah Makanan

Lomba blog yang diadakan oleh Bandung Food Smart City memang membuat persepsi pengetahuan yang berbeda pada diri saya. Selain itu, ditambah dengan kenyataan yang ada tentang sampah makanan, bahwa Indonesia ini menduduki peringkat dua untuk negara yang paling banyak membuang sampah makanan. Jelas ini sangat mengerikan dan tidak bisa dibiarkan. Lomba blog ini menjadi salah satu cara untuk mengkampanyekan gaya hidup minim sampah makanan. Banner pemenangnya sebagai berikut:

Hadiahnya, Alhamdulillah, sudah ditransfer juga. Tentang berapa jumlah atau nominalnya, tidak usah ditampilkan di sini, lah yauw! Hehe..

 

Untuk melihat atau membaca tulisan saya yang menang tersebut, boleh langsung dikunjungi di sini: Gaya Hidup Minim Sampah Makanan.

Mungkin itu saja secuplik biografi kepenulisan saya. Insya Allah, makin produktif dan bisa menghasilkan karya-karya yang berkualitas. Tentunya bermanfaat juga dong….

Sekian.. Makasih.

Wassalamu’alaikum…

Share This: