SehatQ, Media Informasi Digital Lengkap Untuk Terus Sehat A sampai Z

SehatQ, Media Informasi Digital Lengkap Untuk Terus Sehat A sampai Z

Share This:

Ada sebuah kalimat yang mungkin kita semua pernah dengar: “Kesehatan bukanlah segalanya, tapi tanpa kesehatan, segalanya tidak berarti apa-apa”. Kesehatan paling utama menyangkut diri sendiri, lalu meluas ke keluarga. Nah, bagaimana menjaga kesehatan keluarga? Ada solusi yang canggih, tetapi praktis dan hasilnya cukup fantastis, lewat media informasi kesehatan digital yang lengkap. Seperti apa?

Sebuah status Whatsapp dari seorang teman saya mengatakan seperti ini: “Semoga tidak terjadi sesuatu“. Wah, saya penasaran! Ada apa ini? Biasanya teman kantor saya itu statusnya lumayan lucu. Orangnya saja cukup humoris. Malam itu, batin saya bertanya-tanya, ada apakah gorengan? Maaf, yang benar adalah ada apakah gerangan?

Pada status selanjutnya, tercantum tulisan: “Bru tdi pagi kluar dri rumh skit…..mlm msuk rumh skit lgi“, saya tulis lengkap, dengan emoticon kepala sedih sambil berkeringat di dahi. Rupanya, saya chat, dia bilang bahwa orang tuanya sedang sakit di kampung. Orang tua saya juga di kampung, tetapi Alhamdulillah, sehat-sehat saja sampai sekarang.

Cinta dengan Menjaga Kesehatan Keluarga

Setiap orang, pastilah berasal dari sebuah keluarga. Dari koordinasi dan kerja sama yang indah antara laki-laki dan perempuan, ayah dan ibu, maka lahirlah kita. Otomatis, darah dan daging mereka berdua melekat pada kita. Oleh karena itu, muncul ikatan batin yang akan terus terjalin di manapun dan kapanpun.

Nah, ikatan batin tersebut juga muncul ketika salah satunya merasakan sakit. Manusia mana sih yang tidak pernah sakit? Bahkan, sakit itu sebenarnya adalah bentuk penyegaran pula bagi tubuh. Lho, kok bisa Mas? Kita bisa ambil hikmahnya, salah satunya adalah:

Sakit Sebagai Istirahat Tubuh

Mungkin ada di antara kita yang kerja terus, siang dan malam, demi mendapatkan penghasilan. Saya ambil contoh seorang teman yang pagi bekerja di satu instansi pemerintah. Siangnya, eh, instansi pemerintah yang lainnya pula. Sore sampai malam, kerja di sebuah klinik gigi. Pokoknya, hidupnya saya lihat penuh dengan nuansa kerja, kerja dan kerja.

Baca Juga: Kaum Rebahan Tetap Butuh Perubahan?

Apa yang salah dengan kerja? Tidak ada salahnya, justru itu adalah suatu kewajiban bagi manusia bagi yang diberikan tanggung jawab itu. Tentu contohnya adalah kewajiban suami terhadap keluarganya. Teman saya itu masih belum menikah, jomblo, makanya bisa hidup dengan lebih bebas, lewat bekerja itu tadi. Namun, kalau bekerja sudah berlebihan, maka tubuh akan rawan kena sakit.

“Kesehatan selalu tampak berharga setelah kita kehilangannya.” (Jonathan Swift)

Ketika sakit itulah, maka tubuh akan minta istirahat. Izin tidak masuk kerja, berbaring saja di rumah, atau bahkan di rumah sakit. Seharusnya, saat sakit, merenung dan berpikir, kerja keras selama ini, kok hasilnya jadi begini? Dulu kerja untuk cari uang, tanpa mempedulikan kesehatan, sekarang hasil kerjanya malah untuk mengembalikan kesehatan. Lho, piye toh iki? Hem… Terasa kontradiksi itu ‘kan?

Sakit Menandakan Bahwa Manusia Itu Pada Dasarnya Lemah

Pernah merasa kuat bekerja atau beraktivitas? Terus, apakah memang sekuat itu? Nyatanya ‘kan tidak. Kalau di poin pertama tadi, kerja terlalu keras bisa sakit keras pula, sekarang tidak perlu sampai seperti itu. Kondisi yang muncul dari kerja adalah lelah. Tidak harus bekerja dengan fisik, seperti tukang bangunan dan kayu, tetapi pegawai kantoran yang senantiasa duduk terus juga bisa lelah. Capek.

Dari tanda lelah itu saja, berarti manusia itu aslinya memang lemah. Kalau kuat, sanggup dong, bekerja lebih dari delapan jam, bahkan hingga 24 jam! Bahkan, hanya dalam beberapa jam saja, lelah itu sudah terasa.

“Kenikmatan hidup paling nikmat di dunia ini adalah sehat. Karena apapun yang kamu miliki di dunia ini tak akan kamu nikmati, jika kamu sakit.” (Dani Kaizen)

Sakit Itu Sarana Efektif Untuk Dekat dengan Keluarga

Saya pernah membaca sebuah buku biografi seorang pengusaha terkenal di Indonesia ini. Dulu, ketika awal memulai bisnis, dia bekerja dari pagi buta. Pulangnya, tengah malam buta pula. Bahkan, meskipun dia sudah punya perusahaan besar, tetap pulangnya paling akhir. Komitmennya terhadap bisnis sangatlah luar biasa.

Bila dilihat dari pola itu, berarti kapan dong ketemu keluarganya? Kapan waktu untuk bersama dengan keluarga secara fisik? Kapan ada quality time? Mungkin saja, kebersamaan lewat dunia maya atau di udara saja, melalui telepon misalnya, tetapi untuk menghabiskan waktu bersama di ruang tengah rumah, mungkin tidak banyak.

Ketika sakit, siapa sih yang akan merawat kita? Kalau dirawat di rumah sakit, jelas dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya. Namun, bila di rumah? Bukankah yang pastinya adalah keluarga? Sebagian besar memang sakit itu cukup dirawat di rumah saja. Perhatian dari keluarga itulah yang menjadi bagian dari kunci kesembuhan.

“Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak.” (Mahatma Gandhi)

Jika demikian halnya, maka sakit akan lebih mendekatkan diri dengan keluarga. Mereka selama ini sering tidak dipedulikan, pokoknya yang penting kerja untuk mereka. Ternyata setelah tumbang sakit, justru mereka yang menerima konsekuensinya.

Sakit Sebagai Evaluasi Tubuh

Menurut kamu sendiri, apakah penyebab sakit sekarang ini karena pikiran? Bisa jadi seperti itu. Pikiran stres, depresi, galau dan sejenisnya bisa menjadikan faktor pemicu munculnya penyakit, yang bahkan mungkin tidak langsung kaitannya dengan itu. Contohnya, sakit perut, bahkan sampai diare dan sembelit. Lho, kok bisa? Hem, tidak menyangka ‘kan? Bagaimana penjelasan lengkapnya? Kamu bisa simak melalui artikel dari website yang sangat lengkap mengupas tentang kesehatan, SehatQ.com.

“Jika engkau mencintai dirimu, engkau tak akan merusak kesehatan jiwa dan ragamu dengan kebiasaan buruk.” (Mario Teguh)

Mencegah Lebih Baik daripada Tidak Mencegah

Memang, ada pepatah yang mengatakan bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Namun, yang lebih tepat menurut saya adalah mencegah lebih baik daripada tidak mencegah! Hehe, benar ‘kan?

Penyakit memang bisa datang sewaktu-waktu. Apalagi di tengah kondisi saat ini yang memang tidak menentu. Paginya sehat, sorenya sakit. Sorenya sehat, eh, paginya sakit. Itu sudah jamak terjadi. Kesehatan menjadi kebutuhan primer seseorang, lalu bagaimana mengupayakannya? Bagaimana cara yang benarnya?

Baca Juga: 5 Tips Ampuh Menghilangkan Malas

Sarana mencegah datangnya penyakit adalah dengan mempelajari ilmunya. Dulu, ilmu kesehatan dan kedokteran itu dikenal sebagai ilmu yang tertutup. Bayangkan, ketika kita datang ke dokter, mengungkapkan penyakit kita, dokter menulis resep segala macam dengan tulisannya yang memang “khas” seperti itu, lalu ambil di apotek.

Voila! Obat kita bawa pulang, setelah mungkin membayar, dimakan dan menanti kesembuhan itu. Kita tidak terlalu paham, apa saja kandungan dari obat itu? Apakah benar-benar cocok dengan penyakit kita?

Saya pernah tahu, ada seorang perempuan yang mengeluhkan gangguan jiwa. Bentuknya adalah scizofrenia. Mengalami halusinasi pendengaran. Sering mendengar suara-suara panggil namanya, sampai dengan suara bicara kotor. Jelas dong, dia merasa sangat terganggu.

Sang suami memeriksakannya ke dokter umum. Dokter tersebut memberikan resep sebuah obat yang dianggap mampu untuk menjadikan pikiran lebih tenang. Mereka tinggal di sebuah kabupaten yang memang tidak ada rumah sakit jiwanya. Obat tersebut dikonsumsi selama beberapa hari.

Rasanya, obat itu sekilas menjadikan penderita lebih tenang. Rupanya, lebih jauh diselami, ternyata cenderung “dipaksa” untuk tenang. Ketika diperiksakan ke dokter spesialis jiwa, di RSJ yang berada di ibukota provinsi, dijelaskan bahwa bukan itu obatnya! Waduh, si suami memegang keningnya! Tepuk jidat!

Ternyata, selama ini salah diberikan obat. Pantas, terasa ada yang beda pada diri istrinya. Obat yang harusnya memberikan efek seperti harapan ketenangan, justru terkesan berbeda.

Hal tersebut bisa jadi dimaklumi oleh sebagian orang, bahwa semestinya berkonsultasi suatu penyakit itu kepada ahlinya. Dokter spesialisnya. Namun, jangkauan pun bisa jadi masalah, apalagi bila di wilayah tersebut, sarana kesehatan tidaklah selengkap di ibukota atau daerah lain. Nah, bagaimana solusinya?

Menjadikan Asisten Terpercaya Untuk Menjaga Kesehatan Keluarga

Saat kita lihat mungkin di film-film, bagi orang kaya, dia punya semuanya serba pribadi. Rumah pribadi, mobil pribadi, bahkan kapal pesiar pribadi, sampai dengan pesawat pribadi. Sungguh enaknya, hidup yang seperti itu dalam bayangan kita.

Ketika mau jalan-jalan, tidak perlu antri di pelabuhan dengan naik kapal umum. Atau mau berwisata ke daerah lain, lebih lega dan nyaman dengan pesawat sendiri. Tidak perlu khawatir dengan kursi yang sempit atau berdekatan dengan penumpang lain yang bisa jadi mengganggu.

Namun, kecanggihan teknologi memang sudah luar biasa. Apalagi menggunakan benda yang selama ini sering kita pakai. Apalagi kalau bukan gawai yang sebelumnya dalam istilah Inggris adalah gadget itu? Media untuk kesehatan sangatlah banyak, lalu apa yang ditawarkan di tulisan ini? Apa pula keunggulannya?

Sejak didirikan pada bulan November 2018 dan diluncurkan pada tanggal 25 September 2019, Startup fokus bidang kesehatan hadir di dunia maya, dengan target di dunia nyata, bernama SehatQ. Apa yang melatarbelakangi hadirnya SehatQ? Bagaimana pula kiprah media informasi kesehatan digital yang satu ini?

Kepedulian Kepada Kesehatan Pribadi dan Keluarga

Menurut Head of Communications SehatQ yang bernama Aniela Maria, perusahaan ini didirikan dari pengalaman pribadi sang founder, Linda Wijaya. Ketika Linda sudah menikah atau berkeluarga, sadar betul bahwa kesehatan itu memang sangat penting dalam kesehariannya. Dari unsur kesehatan yang ada, bisa kok terus dimaksimalkan. Nah, tujuan yang mulia itu diaktulisasikan dengan membuat SehatQ.

Rupanya, dari misi yang mulia tersebut, telah berhasil menarik minat Latitude Venture Partners (LVP) untuk menjadikan SehatQ sebagai proyek binaannya yang pertama. Linda sendiri dipercaya menjadi Managing Partner LVP.

Atas pembinaan dan supervisi dari LVP, SehatQ secara langsung terus diamati perkembangannya. SehatQ sebagai media informasi kesehatan digital mendapatkan jaringan yang bisa digunakan, baik dari LVP maupun Grup Sinar Mas. Jelas makin berkembang dan terus bertumbuh dengan lantang.

Membaca Nama SehatQ Pertama Kali

Waktu baca pertama kali nama SehatQ, ini dibacanya apa? Apakah Sehatku? Ataukah Sehatki? Itu dua kata yang berbeda maknanya.

Kalau Sehatku, maka jelas menunjuk diri sendiri. Bukankah setiap orang itu pada dasarnya memang lebih memikirkan diri sendiri? Ada sebuah kaidah bahwa betapapun mengerikan kejadian bencana alam yang terjadi di daerah lain, masih lebih dipikirkan sakit gigi yang dialami seseorang. Benar apa betul ini? Silakan jawab sendiri ya!

Sedangkan Sehatki itu dari Bahasa Bugis Makassar yang mempunyai arti Sehat Kita? Kata “kita” dalam bahasa di Sulawesi tersebut berarti Anda atau kamu. Untuk bahasa Jawa mempunyai makna kowe, sampeyan atau panjenengan. Kowe untuk bahasa Jawa yang ngoko alias biasa saja. Sampeyan untuk krama/kromo atau lebih halus sedikit. Sementara panjenengan untuk krama/kromo alus, dalam pengertian lainnya adalah paling halus. Begitulah Bahasa Jawa, bagian dari kekayaan budaya Indonesia ini.

Oleh karena itu, berarti media informasi kesehatan digital atau online SehatQ untuk kita sebagai diri sendiri, sekaligus orang lain, terutama orang-orang tercinta kita. Nah, asyik ‘kan kalau bersama-sama seperti ini?

Baca Juga: 5 Cara Pinter Atasi Minder

Terus juga, saya mencoba menganalisis lebih jauh, bahwa SehatQ, huruf Q-nya adalah terdiri dari Question. Pertanyaan. Dunia kesehatan yang harus menjalani pendidikan khusus, selama bertahun-tahun dengan biaya yang tidak murah, menyebabkan tidak semua orang mampu. Oleh karena itu, bagi kita yang masih awam, pastilah muncul pertanyaan-pertanyaan yang berkecamuk dalam pikiran. Terus, mau ke mana penyalurannya?

Question atau pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa kamu tanyakan dari keluhan tentang diri sendiri maupun orang-orang tercinta kamu. Sebelumnya, kamu mesti mengisi jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan informasi tambahan.

Rupanya, motto dari SehatQ adalah “Sehat Dalam Genggaman”. Kalau dari motto ini, dapat diartikan bahwa dari alat yang sering kita genggam, gawai, maka kita bisa mendapatkan semuanya. Sebelum kamu tahu fitur-fitur menarik dari SehatQ, selama ini dari komputer cerdas berbentuk gawai, kita serasa sudah menaklukkan dunia. Mau pesan tiket pesawat, gampang. Bayar pulsa dan tagihan rutin lainnya juga oke. Berkat teknologi, tangan kita pun jadi terlihat punya power.

Namun, dengan kesehatan sendiri, dari genggaman kita, justru bisa jadi bumerang. Meskipun banyak dari kita yang belum pernah ke Australia untuk main bumerang, tetapi kita sudah banyak terkena yang namanya hoax. Salah satu contohnya yang terbaru adalah seorang laki-laki bernama Iwan Setiawan dengan videonya yang terlihat aneh tapi nyata.

Dalam video yang viral di Facebook, tampak atau terlihat di bawah ini:

Jika dilihat dari segi atau kaca mata kesehatan, lho kok bisa matanya begitu? Sekilas memang kita jadi yakin bahwa itu adalah efek yang sangat negatif dari game online. Apalagi ditambah dengan jari-jarinya yang seakan-akan main gawai. Tambah lagi ‘kan? Video itupun menjadi viral dan diperlihatkan ke orang lain, terutama anak-anak, termasuk pula anak saya, sebagai nasihat,

“Tuh, lihat matanya kalau keasyikan main game!”

“Lihat tuh matanya main HP terus!”

“Mau mata kamu begitu?”

Anak-anak yang notabene masih polos, bisa langsung percaya, seperti dulu anak kecil yang dikasih hitam matanya. Lha wong, orang tuanya saja juga langsung percaya kok! Tanpa pikir panjang, langsung share, share dan share! Sebar, sebar, sebar!

Eh, tidak disangka-sangka, muncul video klarifikasinya seperti ini:

Katanya, itu adalah fitur dari Instagram, bisa muncul filter mata seperti bergerak-gerak. Setelah ada klarifikasi begitu, kita jadi bilang, “Ohh, ternyata begitu toh!”

Tanpa disadari sebelumnya, mungkin sebagian dari kita sudah ikut menyebarkan hoax. Itu lewat genggaman kita, lho! Dari Facebook, entah itu ke teman atau disetting publik, dari mereka pula, makin tersebar lagi, video itu terlihat sangat meyakinkan. Bukankah salah satu kriteria video itu menarik karena banyak orang yang share?

Itu baru dari contoh video yang ada kaitannya dengan aspek kesehatan, terutama mata. Inilah yang diserang oleh kebiasaan main game online. Tidak cuma mata, tetapi juga dari aspek kejiwaan. Kita harus memikirkan anak-anak kita dengan efek atau dampak kecanduan main game.

Terus? Selanjutnya? Mulai sekarang, yuk, kita berusaha untuk tidak lagi menyebarkan berita hoax! Nah, ini yang mungkin susah. Bila tidak tahu caranya, memang sulit. Salah satu yang bisa dilakukan adalah membagikan informasi-informasi terpercaya seputar kesehatan dari media yang berkualitas. Lewat platform kesehatan digital, SehatQ.

Baca Juga: Hari Senin? Kok Banyak yang Tidak Ingin?

Tunggu, Mas, kok SehatQ terus sih? Memangnya ada apa sih di dalamnya? Baik, ini pertanyaan bagus! Percuma saya menulis panjang tentang SehatQ kalau kamu belum tahu jerohannya. Menu-menu dari SehatQ, saya urutkan dari kiri ke kanan, sesuai dengan alamat situs websitenya. Yuk, simak lengkapnya di sini!

Fitur-fitur Dari SehatQ

1. Direktori Obat Terlengkap

SehatQ-obat-image

Ada pertanyaan ini buat kamu!

Pernah dengar Pantozol tablet 20 mg?

Atau yang ini, Kalmethasone tablet 0.5 mg?

Bagaimana dengan ini, Yusimox Forte sirup kering 60 ml?

Baru baca pertama kalinya toh? Bisa menebak itu obat apa? Sebelum mendapatkan jawaban yang benar, perlu kamu tahu, pada fitur SehatQ.com, untuk bagian menu obat ini, kamu bisa cari apapun jenis obat yang selama ini cuma kamu lihat di resep saja. Atau disuruh beli sama orang lain. Direktori obat yang sangat lengkap menjadikan kamu jadi tahu, mana sih obat yang dijual bebas dan mana yang harus pakai resep dokter?

Media informasi kesehatan digital yang lengkap seperti SehatQ memang menyediakan penjelasan hampir semua obat. Namun, kamu tidak perlu tahu semuanya, tapi ketika mendapatkan suatu nama obat, langsung search saja di menu ini. Mencari di SehatQ, sangat menghemat waktu karena tinggal lihat huruf depan nama obat itu, lalu pilih saja, karena semuanya tersedia dari A sampai Z. Bayangkan itu! Betapa ratusan atau mungkin sampai ribuan obat-obat yang selama ini, lagi-lagi, masih asing bagi kita.

Jadi, untuk tiga obat di atas, silakan masuk di SehatQ.com, terus cari di menu obat ya! Mudah sekali dicari kok informasi tentang obat itu dengan obat yang lainnya pula.

Selanjutnya, setelah kamu atau siapapun selesai pemeriksaan dokter dan mendapatkan obat, boleh diterima begitu saja obat dari dokter. Akan tetapi boleh juga, bahkan lebih bagus, kalau kita mulai mencari tahu. Paling tidak, kita lebih berhati-hati dalam memilih obat. Begitu.

2. Artikel Kesehatan Untuk Menambah Wawasan

SehatQ-artikel-image

Mitos atau fakta seputar HIV/AIDS yang menyesatkan, kamu sudah tahu belum? Atau tentang obat masuk angin, yang mungkin sebentar lagi akan masuk musim pancaroba, sudah kamu siapkan? Tentang hormon-hormon pada manusia, masih ingat dulu pelajaran Biologi? Apa saja itu? Padahal penting juga lho kita tahu, meskipun dulu mungkin sering membolos pelajaran itu! Hehe…

Temukan saja ribuan artikel bermanfaat dari SehatQ. Sambil menikmati waktu luang, daripada bengong atau mengantuk tidak jelas, lebih bagus baca artikel yang tentunya menambah pengetahuan, sekaligus wawasan. Dan tentunya, gratis, tis, tis!

Misalnya saja kamu sedang berada di dalam antrian. Membosankan memang menanti itu, bahkan termasuk menanti datangnya jodoh. Eeaa..

Baca Juga: Tong Kosong Nyaring Bunyinya [Ternyata Ada Hubungannya dengan Ayam dan Kura-kura]

Ketika kondisi begitu, baca saja artikel-artikel dari SehatQ. Nanti bisa berguna ketika ada orang bertanya ke kamu, ada keluhannya atau mungkin ada keluarga kamu yang butuh informasi kesehatan, kamu sudah siap dengan jawaban atau solusinya. SehatQ sebagai media informasi kesehatan digital yang terpercaya siap membantu kamu.

Ketika membaca artikel-artikel tersebut, jelas ini juga sangat menghemat waktu dan biaya. Kalau mau baca seluruh artikel, berapa buku harus dibaca? Apalagi buku kesehatan yang bisa jadi tebal, melebihi bantal kamu di kamar. Namun, dengan adanya SehatQ, yang punya tim tangguh dalam membuat konten artikel, tentu dengan verifikasi terlebih dahulu dari dokter ahli, maka ilmu kesehatan yang ada akan makin mempesona.

3. Dokter Super Banyak, Yuk Tanya Kepada Mereka!

sehatq-dokter-image

Mungkin ketika kamu sakit dan perlu diperiksa oleh dokter, tahunya cuma nama. Itu kalau dokter yang berada dekat dengan tempat tinggalmu. Lalu, bagaimana dengan latar belakangnya? Kamu sudah tahu? Mungkin saja belum.

Pada SehatQ yang masih setia menjadi media informasi kesehatan secara digital, terdapat ratusan dokter dengan berbagai spesialisasi dan tempat praktek. Kamu bisa lihat semua gelar mereka, plus sedikit profilnya. Hal yang menarik adalah bisa tahu jadwal prakteknya. Tidak cuma itu, dengan booking dokternya kalau memang itu perlu. Wah, booking dokter? Di SehatQ ada? Jelang dos, eh, jelas dong!

Selama ini, kita pernah booking tiket pesawat, hotel, penginapan maupun kereta api. Apalagi? Namun, kalau booking dokter, sudah pernah? Mungkin banyak yang belum pernah mencoba.

Menu ini perlu bagi mereka yang rutin rawat jalan dengan dokter tertentu. Jadi, bisa menentukan agenda atau jadwal untuk kunjungan berikutnya. Sangat praktis dan efisien.

4. Rumah Sakit dengan Jarak yang Terjangkau

sehatq-rumah-sakit-image

Bila kamu berada di tempat tinggal sendiri, maka akan gampang untuk menjangkau rumah sakit terdekat. Pakai motor atau mobil, bisa sampai juga ke sana. Akan tetapi, bagaimana bila kamu sedang berada di luar kota? Sedang ada di rumah keluarga, yang notabene jauh dari tempat tinggal sendiri? Ketika sakit, maka mesti ke rumah sakit mana?

Nah, SehatQ akan membantu untuk menemukan rumah sakit yang kamu inginkan. Tidak cuma itu lho! Butuh perawatan ringan, sakit gigi misalnya. Boleh kok langsung ke klinik gigi. Namun, bagaimana dong kalau jalan saja tidak tahu? Sekali lagi, SehatQ akan membantu kamu buat menyelesaikan masalah tersebut. Pokoknya, dimudahkan sekali dengan adanya media informasi kesehatan digital yang satu ini!

5. Kenali Penyakit Sebelum Benar-benar Sakit

sehatq-penyakit-image

Kalau tadi bahas obat dengan istilah yang boleh jadi terdengar pertama kali, sekarang nama penyakit. Pernah tahu nekrolisis epidermal toksik? Atau yang ini deh, juvenile idiopathic arthritis, ingat? Yang terakhir, whiteheads? Hem, apakah yang terakhir ini artinya sama dengan kepala putih? Uban begitu? Hehe, beda jauh, Bro!

Nah, mengacu kepada penyakit, ada yang mengatakan bahwa penyakit zaman dulu berbeda dengan jaman now. Pernah dengar? Hem, ada benarnya juga sih! Perkembangan zaman, populasi manusia yang semakin banyak, masalah lingkungan yang serius, membuat atau melahirkan penyakit-penyakit berbahaya dan butuh penanganan yang tidak sembarangan.

Ditambah dengan gaya hidup yang kurang gerak atau olahraga, banyak makanan instan, radikal bebas, stres dan depresi yang terus menghantui, asap rokok, membuat penyakit-penyakit rawan mampir ke tubuh kita. Lalu, bagaimana solusinya? Bagaimana jika ada di antara kamu yang ternyata juga kurang mengetahui tentang penyakit-penyakit tersebut?

Baca Juga: 5 Negara dengan Jumlah Buku Paling Banyak Setiap Rumah

Tidak perlu risau, galau atau malah sampai menyeberang pulau, kamu cukup buka saja SehatQ melalui laman web atau aplikasi di Playstore maupun App Store. Termasuk tiga nama penyakit di atas, tinggal cari dengan melihat huruf depannya saja. Semua penyakit cukup cari dari A-Z, lalu siap deh dikorek informasinya. Awalnya sih terdengar asing, karena memakai bahasa kedokteran, tetapi begitu klik, hem, kamu akan mulai mengerti dan makin memahami.

Pada kaver depan, dilengkapi dengan gambar mirip kartun yang menandakan penyakit itu munculnya di mana? Jadi, pemikiran awal sudah terbentuk, oh, penyakit yang sedang dibaca itu di sini toh tempatnya. Tulisan tentang penyakit itu menarik? Langsung saja share lewat Facebook, Whatsapp, Twitter, email atau salin tautannya. Gampang! Yuk, bagi informasi kesehatan ke orang banyak!

6. Komunikasi Langsung ke Dokter? Chat Saja Lagi!

sehatq-chat-dokter-image

Chat dengan mantan? Aduh, buat apa, Gan? Mau mengusik kenangan? Atau malah membuat sakit hati makin terpatri? Lebih baik dihindari!

Nah, tiap hari, kita bisa chat dengan berbagai jenis orang. Mungkin itu teman, sahabat, atasan, bawahan, orang tua, adik, kakak dan lain sebagainya. Media yang dipakai bisa Whatsapp, Facebook Messenger atau Telegram. Tergantung media yang kita sukai atau yang rutin digunakan.

SehatQ menawarkan chat yang berbeda. Karena ini adalah platform yang sangat fokus pada kesehatan, maka teman chatnya adalah dokter. Tanya dokter langsung. Kamu bisa menceritakan keluhan atau penyakit yang sedang diderita, kepada ahlinya. Dokter akan menjawab dengan ilmu yang telah dimiliki dan berbagai sarannya.

Tenang saja, bahasanya ringan dan sangat mudah dimengerti kok! Bila kamu sulit mengungkapkannya dengan kata-kata, boleh juga pakai foto. Fiturnya mirip Whatsapp dengan centang satu maupun dua. Hayo, kamu sendiri mematikan penanda chat centang dua warna biru atau tidak?

Pada aplikasi chat pada media informasi kesehatan digital SehatQ ini, dokter tidak membuat resep. Ini berguna bagi kamu yang terbiasa mandiri dan ingin menyelesaikan sendiri untuk keluhan yang dimiliki. Mungkin kamu tertarik dengan herbal, maka tanyakan saja kepada dokter yang bersangkutan. Kalau dengan chat beres dan keluhanmu bisa berkurang atau bahkan hilang, maka sudah menghemat waktu tidak perlu bertemu dokter secara langsung ‘kan? Apalagi untuk gejala-gejala ringan.

Oh, ya, yang perlu kamu ingat, bahwa chat dokter itu gratis! Menarik ‘kan? Sudah penyakit yang diderita bisa dicari solusinya, tidak pula ke luar biaya. Dan, terakhir, kamu bisa juga memberikan penilaian terhadap chat tersebut. Feedback. Bagaimana penilaianmu terhadap dokter tersebut? Cukup memuaskan atau tidak? Betul-betul memperlihatkan sistem chat yang selama ini pernah kamu pakai.

7. Nah Ini Dia Menariknya Juga, Promo, Promo, Promo!

sehatq-promo-image

Sudah membantu sekali untuk kesehatan dan perawatan tubuh kamu, eh, ditambah dengan promo-promo yang menggiurkan lagi! Tambah joss banget itu! Adanya di mana? Ya, di mana lagi kalau bukan di SehatQ? Promo-promo yang akan membuat semangat kamu untuk hidup sehat jadi makin hangat.

Temukan promo untuk perawatan gigi, persalinan, kesehatan anak, kecantikan, persiapan pernikahan laki-laki dan perempuan, cek diabetes dan aneka penawaran lainnya. Kalau ditulis semua, bisa penuh halaman ini! Makanya itu, jangan ragu-ragu untuk rajin membuka laman SehatQ. Karena siapa tahu, ada promo spesial di klinik dekat tempat tinggalmu! Rugi lho kalau sampai ketinggalan! Kapan lagi gitu?!

8. Diskusi Menarik dengan Dokter dan Bisa Jadi Ilmu Buat Orang Lain? Jelas Lewat Forum Dong!

sehatq-forum-image

Ini sebenarnya mirip dengan chat dokter. Bedanya, di forum ini, permasalahan kesehatan yang kamu alami akan bisa dibaca oleh banyak orang.

Terus, lebih bagus mana chat dokter atau forum ini? Tergantung dari kepentingannya sih. Kalau permasalahan penyakit pribadi yang orang lain tidak perlu tahu, cukuplah chat dokter. Namun, jika dipikir bisa juga untuk informasi kepada orang lain, bagus tuangkan di menu Forum ini.

Baca Juga: 5 Tips Agar Tetap Sehat dan Segar, Meskipun Sering Kerja Malam

Trafik yang sangat tinggi di web SehatQ ini, maka jangan kaget jika permasalahan atau keluhan yang kamu sampaikan akan dibaca ratusan hingga ribuan orang. Tentunya, kamu akan merasa jadi orang yang bermanfaat jika orang lain mengalami hal yang sama. Dia bisa menemukan solusi sebagaimana kamu.

Sebaliknya, kamu juga bisa membaca tulisan orang lain. Mungkin gejalanya sama dengan diri kamu. Jadi, inilah enaknya bergabung di forum SehatQ. Selain permasalahan kesehatan kita bisa terselesaikan, orang lain pun akan terbantu pula. Wah, benar-benar joss SehatQ ini!

9. Hadir Langsung Ketemu dengan Ahlinya? Yuk, Ikuti Acara Dahsyatnya!

sehatq-forum-image

Kalau selama ini, pakai SehatQ secara online, tanya dokter, forum, baca artikel, membaca tentang penyakit plus obatnya, kini juga ditawarkan buat kamu, acara dari SehatQ. Keunggulan dari acara langsung ini adalah kamu bisa langsung ketemu ahlinya. Misalnya, ikut seminar dan penyuluhan. Maka, ahlinya ahli dan intinya inti, serta tidak lupa core of the core, dapat dengan mudah kamu dapatkan di acara dari media informasi kesehatan digital yang satu ini.

Selain itu, kamu bisa menjalin keakraban dengan peserta lainnya. Contohnya, ada acara senam hamil, bertempat di salah satu RSIA (Rumah Sakit Ibu dan Anak). Nah, selain badan jadi sehat, pengetahuan meningkat, jalinan komunikasi jadi makin berlipat. Hubungan sosial inilah yang mestinya dijalin, agar kesehatan masyarakat dari kesehatan pribadi-pribadi dapat lebih terwujud.

Hal yang Perlu Ditingkatkan dari SehatQ

Platform kesehatan SehatQ memang termasuk masih muda. Baru seumur jagung. Namun, yang luar biasanya adalah SehatQ sudah banyak mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Ada beberapa hal yang memang mesti ditingkatkan dari SehatQ:

  1. Direktori dokter maupun rumah sakit sangat perlu untuk ditambah. Terbukti di ibukota provinsi yang saya tempati, Kendari, masih banyak yang belum terhubung dengan SehatQ.
  2. Platform ini memang mengandalkan internet sebagai “bahan bakarnya”. Oleh sebab itu, di wilayah yang belum terjangkau internet akan mengalami kesulitan. Namun, semestinya hal tersebut menjadi kepedulian pemerintah setempat bahwa SehatQ telah mempunyai komitmen yang tinggi untuk menyehatkan masyarakat dan memasyarakatkan kesehatan.

Meskipun demikian, SehatQ telah banyak membantu orang untuk lebih perhatian lagi terhadap kesehatannya. Memelihara kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang. Sebab, itulah kunci kebahagiaan dalam hidup ini. Jika punya uang banyak, rumah mewah, makanan berlimpah, mau ibadah dengan rajin, semua itu tidak akan berarti ketika kita sakit. Sebelum hal itu terjadi, yuk, jaga kesehatan kita! Sesudahnya, ke SehatQ saja karena kesehatan itu jelas ada dalam genggaman.

Baca Juga: [Temukan di Sini] 9 Alasan Bosan dengan Pasangan

Share This:
error: Content is protected !!