Enaknya Punya 7 Ide Kamar Anak Minimalis untuk Laki-laki

Enaknya Punya 7 Ide Kamar Anak Minimalis untuk Laki-laki

Share This:

Ketika anak sudah beranjak besar, maka mestinya dia tidur sendiri, mata merem juga sendiri. Orang tua mestinya malu untuk menemani tidur anak lagi. Nah, dari situ, muncullah ide kamar anak minimalis. Seperti apa?

Ide kamar anak minimalis ini memang untuk anak laki-laki. Kenapa kok anak laki-laki? Ya, sebabnya memang bukan untuk anak perempuan. Begitulah jawabannya, hehe…

Agar anak betah tidur, mesti dong didesainkan yang cantik kamar tidurnya. Eh, ini ‘kan kamar untuk anak laki-laki ya? Masa didesainkan yang cantik? Seharusnya didesainkan yang ganteng. Nah, mungkin ini lebih pas.

Lalu, bagaimana ide kamar anak minimalis untuk laki-laki, maksudnya anak laki-laki? Boleh simak 7 tipes, aduh malah nama penyakit, 7 tips. Yang benar ini!

1. Biar Kecil, Tapi Punya Gaya Juga Lho!

ide-kamar-anak-minimalis-1

Bicara gaya memang erat kaitannya dengan nama studio foto di tempat saya. Namanya Studio Foto Gaya Baru. Kamu sudah pernah ke sana belum? Jangan khawatir, foto di sana tidak seperti di film Harry Potter kok, yang bisa bergerak-gerak macam foto hantu di sinetron Si Manis Jembatan Ambrol itu, hem, Si Manis Jembatan Ancol.

Meskipun kecil, ide kamar anak minimalis tetap bisa diwujudkan dengan baik dan tepat. Karena kamarnya sudah kecil, maka pilih saja perabotan yang kecil.

Selain itu, bisa juga tidur dengan kasur tanpa dipan, asal bukan dipan tanpa kasur, keras soalnya. Tujuan dipan tanpa kasur agar kamar tidak terlihat penuh. Apalagi kasur tersebut bisa dilipat dan dimasukkan ke kantong celana anak. Wuih, kecilnya!

Lantai kamar anak dapat diberi karpet dengan tokoh kartun kesayangannya. Sinchan misalnya. Hem, kalau tokoh yang satu ini bukan film anak, melainkan film tentang anak-anak. Ditujukan filmnya untuk orang dewasa sebetulnya lho!

Gantungan-gantungan di langit-langit dapat ditambahkan. Mungkin dengan hasil karya anak di sekolahnya atau di rumah situ juga, dibantu oleh orang tua. Memajang karya sendiri akan membuat anak makin bangga. Lalu, dia bisa membuat lagi yang lebih keren. Apresiasi yang sangat bagus, bukan?

Yuk, lanjut ke tips nomor 7, halah, kepanjangan, ke nomor 2 dulu, lah! Oh, iya, ya!

2. Memanfaatkan Ruang di Bawah Tempat Tidur

Tadi tips di atas kasur tanpa dipan, tapi salahkah kalau tetap pakai dipan dan kasurnya? Oh, tidak salah juga. Untuk yang itu, pas ditempatkan di tips nomor dua ini tentang ide kamar anak minimalis.

Perlu dibuat kotak penyimpanan di bawah dipan. Bisa dirancang dengan hendel dan rel laci. Jadi, anak akan mudah membuka dan menutupnya, menutup dan membukanya, menutup dan menutup, membuka dan membuka.

Baca Juga: Bicara Tentang Warna Kotoran Bayi dan Teksturnya, Lebih Sering Terlihat yang Mana?

Elaine Penhaul, direktur perusahaan pementasan rumah profesional Lemon and Lime Interiors mengatakan, “Penyimpanan selalu menjadi masalah di kamar kecil, terutama bagi anak yang memiliki banyak barang.”

Jika memiliki kemampuan finansial, sebagai orang tua kamu dapat membeli tempat tidur sekaligus dengan tempat penyimpanan di bawahnya. Anak dapat menyimpan mainan dan pakaiannya di situ. Adanya laci di bawah dipan membuat ruangan tetap terjaga dan tidak terkesan menambah sempit. Begitu.

3. Menyiasati dengan Dinding

ide-kamar-anak-minimalis-2

Tentu setiap kamar anak yang bagus harus dengan dindingnya. Ya ‘kan? Tips yang ketiga tentang ide kamar anak minimalis ini dengan memanfaatkan dinding.

Caranya dengan menggunakan rak dan kotak di dinding untuk memaksimalkan ruang. Selain itu, ruangan sudut kamar juga bisa dimanfaatkan. Jika mau pasang rak di dinding, akan lebih bagus diukur dulu agar pas. Sebab, belum tentu rak yang dibeli di toko, akan pas di dinding kamar anak. Apalagi jika beli raknya di penjual pakaian. Hey, itu bukan rak, tapi rok!

4. Bagaimana dengan Dua Anak dalam Satu Kamar?

Hendaknya dipisahkan anak laki-laki dan perempuan dalam satu kamar. Tapi, kalau anak laki-laki semua atau anak perempuan semua, maka itu boleh-boleh saja, paling tidak selama mereka masih kecil. Lalu, ide kamar anak minimalis menghadapi dua anak ini bagaimana?

Solusi jitunya adalah membeli tempat tidur susun. Tidak perlu tinggi-tinggi, jangan sampai tingginya melebihi gedung bertingkat. Waduh, tinggi amat!

Tempat tidur susun ternyata bisa juga dipakai oleh anak yang sendirian di kamarnya. Yah, mungkin jika ada temannya mau menginap, atau saudara jauhnya. Bebas saja, siapa yang mau pakai. Saya izinkan saja di situ yang penting aman saja. Lho, memangnya saya ini siapa ya kok mau izinkan sembarangan?

5. Memesan Kustom

Kustom memang berbeda dengan kostum. Kalau kustom ini erat kaitannya dengan memesan tempat penyimpanan, lemari pakaian, rak buku, sampai dengan meja belajar. Tujuannya, selain mudah disesuaikan dengan desain dan ukuran kamar anak, pesan kustom juga akan menjadikan furnitur tampak seragam. Tentu juga akan tampak lebih indah.

6. Memilih Warna dan Tema Sesuai dengan Anak

Ide kamar anak minimalis tidak bisa lepas dari warna dan tema. Untuk anak laki-laki, lebih cenderung menyukai warna-warna gelap. Tapi jangan hitam, sebab hal itu bisa mendatangkan nyamuk. Tidak mau ‘kan hewan peliharaannya adalah nyamuk? Sedangkan untuk anak perempuan, biasanya pink atau merah muda. Bisa juga biru muda, coklat muda atau yang muda-muda, lah, ‘kan anak memang masih muda.

Baca Juga: Mau Punya Anak Banyak? Begini Rahasia Paling Rahasianya!

Kalau tema kamar, dapat disesuaikan dengan cita-cita anak. Mungkin anak ingin jadi dokter, maka warna putih lebih cocok. Atau mau jadi pemadam kebakaran, bisa saja ‘kan? Dipilihlah warna merah terang.

Mungkin keinginannya menjadi Aquaman setelah melihat filmnya. Orang tua memilih warna biru laut. Tapi, jangan diartikan Aquaman ini tukang galon ya? Meskipun sering membawa galon Aqua.

7. Berdiskusi dengan Anak

ide-kamar-anak-minimalis-3

Ketika orang tua ingin menentukan apa saja yang cocok untuk kamar anak, hendaknya si anak diajak bicara juga. Diajak dialog. “Nak, maunya kamar kamu seperti apa?”

Dialog dan pertanyaan seperti itu sangatlah penting, karena yang akan sering menempati nanti adalah si anak juga. Orang tua cuma membelikan, cuma mengeluarkan uang, tetapi hakikatnya itu adalah untuk si anak.

Jika ide dan usulan anak diterima, maka itu akan sangat membahagiakannya. Jangan jadi orang tua yang otoriter ya! Sebab, sudah bukan zamannya lagi orang tua yang otoriter. Memanusiakan anak itu perlu sejak ide, karena sejatinya mereka punya keinginan dan pikiran tersendiri.

Kesimpulan

Alhamdulillah, jika orang tua diberikan kelapangan rezeki sehingga bisa mewujudkan ide kamar anak minimalis untuk anak laki-laki ini. Masih banyak orang tua yang berbagi kamar dengan anaknya karena kesulitan biaya dan faktor ekonomi lainnya.

Dan, tidak lupa juga mengajari anak untuk bersyukur bila kamarnya sudah jadi. Dengan demikian, anak tersebut tidak akan merasa sombong, karena masih ada di atasnya, dan merasa bersyukur, karena masih ada di bawahnya. Apalagi bila tips di sini adalah ide kamar anak minimalis, bukan maksimalis. By the way, ide kamar anak maksimalis itu yang bagaimana ya?

Baca Juga: Kenali Positif dan Negatif Pendidikan Anak Serba Boleh Semuanya Alias Yes Parenting

Share This:

13 Comments

  1. Aamiin. Semoga bisa segera mewujudkan mimpi mendekorasi kamar Opin yang masih polos. Cuma satu gambar kesukaannya doang — Batman. Ha ha ha

  2. Penasaran untuk yang anak putrinya, bagaimana desain kamarnya? Mohon lanjut 7 kamar minimalis untuk anak perempuan.

Silakan tinggalkan komentar

Email aktif kamu tidak akan ditampilkan. Tapi ini mesti diisi dengan benar.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.