[Puisi] Dengar

[Puisi] Dengar

Share This:

Pernah dengar puisi dibacakan? Siapa yang bacakan? Waktu itu acaranya apa? Snacknya apa? Lho, kok malah bahas snack? Kini sebuah puisi buat kamu. Judulnya pendek saja: Dengar. Selamat membaca.

Dengar, pagi ini menyambut setiap jiwa.

Dengar, semua keberkahan alam datang.

Wahai jiwa dengarlah seruan indah ini.

Bahwa kasih sayang pemilik semesta ini, sempurna.

 

Apabila hati tak bergetar dengan itu.

Pesankan pada diri bahwa bisa jadi hati telah kering.

Tanyakan pada diri akan kabar gembira ini.

Bahwa kasih sayang sang penguasa amat besar

 

Di saat hati dan raga sudah tidak sejalan.

Ingatlah bahwa hanya ada satu jalan terbaik.

Jika yang dulu terasa hilang di tatapan mata.

Maka yakinlah rencana Allah yang terbaik.

 

Pernahkah diri berfikir untuk mundur atau maju?

Pada akhirnya semua kembali pada diri.

Keputusan yang diambil adalah langkah terbesar.

Jika saatnya sang pengatur menghendaki.

Maka segalanya akan menjadi mudah.

Share This:

Silakan tinggalkan komentar ya!

Email aktif kamu tidak akan ditampilkan. Tapi ini mesti diisi ya!

19 − 8 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!