Perdana: Pembahasan Materi Bahasa Indonesia Kelas XI SMA IT Al-Wahdah, Bombana

Perdana: Pembahasan Materi Bahasa Indonesia Kelas XI SMA IT Al-Wahdah, Bombana

Share This:

Dalam hidup itu memang selalu saja ada pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Namun, yakinlah bahwa setiap pertanyaan pastilah ada jawabannya. Para santri dalam kelas XI di SMA IT Al-Wahdah, Bombana, akan mendapatkan pembahasan materi Bahasa Indonesia perdana di tulisan berikut ini.

Sebelum benar-benar melakukan pembahasan materi Bahasa Indonesia, maka perlu direnungi bahwa kalian berada di tengah-tengah. Antara kelas X yang merupakan kelas baru untuk jenjang SMA dengan kelas XI sebagai kelas ujung dari jenjang sekolah menengah tingkat atas ini.

Beban sebagai kelas XI mungkin akan berbeda dengan kelas X maupun kelas XI. Dan, saya tidak tahu bebannya itu berapa kilogram, karena tidak ada tempat untuk angkat-angkat beban khusus di pesantren, macam fitness begitu.

Lewat Pembelajaran Online

pembahasan-materi-bahasa-indonesia-kelas-11
Balita Saja Bisa Semangat Belajar Online Kok! Ayo, Semangat!

Sampai sekarang, masih belum ada keputusan kapan waktu yang tepat untuk membuka kembali pesantren? Makanya itu, kita akan masih belajar secara online. Istilah bahasa Indonesianya adalah daring, alias dalam jaringan. Sementara arti lain dari daring adalah tidak basah. Oh, kalau itu namanya garing.

Pembiasaan kita adalah Insya Allah tiap Sabtu, sesuai jam kelas, kita akan belajar dengan materi, lalu ada tugas di rumah alias PR. Hey, kan memang kalian di rumah terus!

Selain melalui website ini, kita akan pakai Google Form. Jadi, tidak perlu pakai buku tulis, pulpen plus kertasnya. Lebih ramah lingkungan bukan?

Pada materi yang lalu, sebenarnya belum juga sih masuk materi yang sebenarnya. Bentuk perkenalan antara kalian dengan saya, supaya saya paling tidak ada gambaran siapa-siapa saja murid ini? Kita akan melakukan pembahasan materi Bahasa Indonesia dimulai dari soal yang pertama. Apa kemarin itu ya? Oh, ya, tentang corona.

Dalam pembahasan materi Bahasa Indonesia ini, saya akan copas atau copy paste jawaban kalian yang sudah masuk di Google Form saya. Jadi, lebih alami dan apa adanya. Bukankah jadi orang yang alami dan apa adanya itu sangat menyenangkan? Tidak perlu jadi orang lain, apalagi yang dicontoh itu orang yang tidak benar! Ya ‘kan?

Yuk, kita mulai bahas satu per satu. Pengantarnya cukup panjang ya? Dari awal sampai sini sudah 350 kata lebih lho! Nanti kalian kalau sudah terbiasa menulis, mau berapapun jumlah katanya akan tidak terasa. Rekor di website ini, saya pernah menulis sebanyak 8.000 kata. Tidak tahu kalau di kertas itu jadi berapa halaman? Yang jelas lumayan banyak dan menyenangkan.

Pokoknya, menulis itu memang menyenangkan kalau kita tahu sesuatu yang kita tulis.

Ustadz, kapan nih pembahasan materi Bahasa Indonesianya? Pengantar terus dari tadi.ย Oh, iya, afwan, kita mulai saja! Hehe…

Apa Pendapat Kalian Tentang Virus Corona Atau Covid-19?

bahasa-indonesia-kelas-11
Bola Tidak Bisa Terkena Corona, Tetapi Pemainnya Bisa! Apalagi Jika Terkena Penyakit Kekalahan yang Parah Sampai 8-2

Toni

Covid-19 /corona virus adalah virus yang berbahaya dan menular.jadi, Kita harus mengisolasi diri,menjaga jarak,dan mengikuti aturan aturan atau cara cara terhindar dari covid 19 yang di keluarkan oleh pemerintah,tim medis dan para ulama

Ulasan saya:

Pada kalimat pertama dari Toni ini sudah benar. Memang virus corona termasuk berbahaya dan menular. Karena penyakit berbahaya, maka bisa membuat orang menjadi tidak berbahagia. Ingat, kalau pidato atau ceramah nanti, jangan salah bicara ya! Yang benar adalah hadirin yang berbahagia, bukan hadirin yang berbahaya.

Kalimat pertama sudah tepat, tetapi kalimat keduanya perlu diperbaiki. Sebelum kata “jadi” ‘kan ada tanda titik itu. Semestinya setelah titik harus ada satu spasi.

Kata ulang mesti pakai tanda “-“. Lanjut yang terakhir kata “di keluarkan” mestinya adalah “dikeluarkan” karena antara awalan di- dan akhiran -kan, sedangkan ada kata di tengahnya, maka digabung saja. Jangan lupa, selalu berikan tanda titik di akhir kalimat. Itu sudah kaidah umum yang kita tahu sejak SD.

Oleh karena itu, kalimat yang benar menjadi:

Covid-19/corona virus adalah virus yang berbahaya dan menular. Jadi, kita harus mengisolasi diri, menjaga jarak dan mengikuti aturan-aturan atau cara-cara terhindar dari covid 19 yang dikeluarkan oleh pemerintah, tim medis dan para ulama.

Sip, semangat!ย Lanjut ke pasien, eh, peserta berikutnya….

Firdha Alimuddin

Menurut saya virus corona atau covid-19 adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh coronavirus yang pertma kali di temukan di wuhan,tiongkok sekitar pada tanggal 31 desember 2019 lalu.virus ini dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin,penularan nya mirip dengan penularan flu burung.covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia.oleh karena itu kita di anjurkan untuk isolasi mandiri agar mencegah penularan virus tersebut karena orang yang terinfeksi covid-19 dapat menularkan secara cepat ke orang lain. kita dapat mengurangi risiko terinfeksi atau menyebarkan COVID-19 dengan cara kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan dengan cara: 1.kita harus sering mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Mengapa? Karena Mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun, atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol dapat membunuh virus di tangan kita Mempraktikkan kebersihan tangan dan pernapasan setiap saat sangatlah penting, dan merupakan cara terbaik untuk melindungi orang lain dan diri kita sendiri. 2.Apabila memungkinkan, jaga jarak kita dengan orang lain minimal 1 meter terutama jika berada di dekat orang yang batuk atau bersin. Karena beberapa orang yang terinfeksi mungkin belum menunjukkan gejala atau gejalanya masih ringan, menjaga jarak fisik dengan semua orang adalah upaya terbaik jika kita berada di daerah di mana COVID-19 menyebar. 3..kita harus menghindari pergi ke tempat-tempat ramai. Mengapa? Karena Ketika orang-orang berkumpul bersama dalam kerumunan, kita memiliki kemungkinan untuk melakukan kontak erat dengan orang yang terinfeksi COVID-19 dan lebih sulit untuk menjaga jarak fisik minimal 1 meter. 3.kita harus menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Mengapa? Karena Tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung, atau mulut, yang dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh kita sehingga kita menjadi sakit. 4.Pastikan kita dan orang-orang di sekitar kita menjalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, segera buang tisu bekas tersebut. Mengapa? Karena Percikan dapat menyebarkan virus. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, kita melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu, dan COVID-19.

Ulasan saya:

Masya Allah. Panjang sekali ini! Semangat sekali untuk mengerjakan tugas. Pantas diberikan lima jempol. Kok lima, Ustadz? Ya, pinjam jempolnya siapa gitu?! Biar jadi lima sekalian. Hehe..

Kalau kalimatnya pendek sih bisa satu per satu kata. Namun, kalau untuk yang panjang seperti ini, maka saya yang ubah langsung di bawah. Perhatikan ya!

Menurut saya virus corona atau covid-19 adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh coronavirus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok sekitar tanggal 31 Desember 2019 lalu (kata “pada” dihilangkan saja). Virus ini dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan melalui tetesan cairan dari mulut dan hidung saat orang yang terinfeksi sedang batuk atau bersin, penularannya mirip dengan penularan flu burung.

Covid-19 ini sekarang menjadi sebuah pandemi yang terjadi di banyak negara di seluruh dunia. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk isolasi mandiri agar mencegah penularan virus tersebut karena orang yang terinfeksi covid-19 dapat menularkan secara cepat ke orang lain.

Kita dapat mengurangi risiko terinfeksi atau menyebarkan covid-19 dengan cara kita harus selalu mematuhi protokol kesehatan, seperti:

  1. Kita harus sering mencuci tangan dengan air bersih mengalir dan sabun atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol. Mengapa? Karena mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan sabun atau cairan antiseptik berbahan dasar alkohol dapat membunuh virus di tangan kita. Mempraktikkan kebersihan tangan dan pernapasan setiap saat sangatlah penting, serta merupakan cara terbaik untuk melindungi orang lain dan diri kita sendiri.
  2. Apabila memungkinkan, jaga jarak kita dengan orang lain minimal 1 meter, terutama jika berada di dekat orang yang batuk atau bersin. Karena beberapa orang yang terinfeksi mungkin belum menunjukkan gejala atau gejalanya masih ringan. Menjaga jarak fisik dengan semua orang adalah upaya terbaik jika kita berada di daerah tempat covid-19 menyebar.
  3. Kita harus menghindari pergi ke tempat-tempat ramai. Mengapa? Karena ketika orang-orang berkumpul dalam kerumunan, kita memiliki kemungkinan untuk melakukan kontak erat dengan orang yang terinfeksi covid-19 dan lebih sulit untuk menjaga jarak fisik minimal 1 meter.
  4. Kita harus menghindari menyentuh mata, hidung, dan mulut. Mengapa? Karena tangan menyentuh berbagai permukaan benda dan virus penyakit ini dapat tertempel di tangan. Tangan yang terkontaminasi dapat membawa virus ini ke mata, hidung atau mulut dan dapat menjadi titik masuk virus ini ke tubuh kita sehingga kita menjadi sakit.
  5. Pastikan kita dan orang-orang di sekitar kita menjalankan etika batuk dan bersin dengan cara menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisu bekas tersebut. Mengapa? Karena percikan dapat menyebarkan virus. Dengan mengikuti etika batuk dan bersin, kita melindungi orang-orang di sekitar dari virus-virus seperti batuk pilek, flu dan covid-19.

Begitu ya! Silakan dibandingkan sendiri antara tulisan Firdha dengan revisi dari saya. Semangat!

Nurfaidah

๐Ÿง•Bismillah Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh ๐Ÿ™ menurut pendapat pribadi dari sy virus/wabah Corona ini atau covid-19 adalah Memng sbuah bncna yg di turun kn oleh pencipta:) yg di mn virus ini sngt brbhya bgi mnusia,virus ini jngn kt anggp remeh juga krn mnckup kmtian seseorang jdi, kita jg senantiasa untuk mngkitu aturn”pmrinth sprti mmkai msker atau pun jngn juga sring kluar rumah kcuali ad yg sngt” penting .Virus ini jg mndengkn sdkit kbaikn yg tdk bgitu bnyk mlkuknx..sprti brusha juga JRK dri lawan jenis ,,dan insyaallh dri sekian.. jg ad yg sudah menutup aurtx..walaupun sbts niat krn ad wabh virus TPI stidkx brusha untuk brubh …mungkin, Sebagai seorang muslim hendaklah kita kmbli kpda ajรฉn” agma kt ,dan kt juga bisa menyikapi wabh virus corona ini dngn senantiasa meminta perlindungan kepada Allah SWT,,krn virus ini merupakan mkhluk”Allah lainx ,dan ia tdk lah brgerak kcuali aya printh dan izin Allah ta’ala yg mnciptknx,oleh krnanya ,kt berlindung dri wabah ini kpda Allah sebelum kt berlindung kpda kamampuan diri kt sndri atau kmmpuan mkhluk lainx,ingatlah bahwa Pencipta adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik” pnjga:)๐Ÿ‘๐Ÿผ Yakin kepada Allah akan kesembuhan. Bila ada di antara kita yang ditakdirkan oleh Allah tertimpa penyakit ini, maka yakinlah bahwa Allah adalah sebaik-baiknya penyembuh karena Ia lah Tuhan Yang Maha Penyembuh. Dan yakinlah juga bahwa tidak ada penyakit yang Allah turunkan, kecuali ada juga obat yang diturunkan bersamanya.โœ๐Ÿปโœ๐Ÿป๐Ÿ™ Dan sekian penjelasan yg Sy brikn ustd ๐Ÿ˜…afwan ๐Ÿ™ klau trlalu pnjng Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh ustd ๐Ÿ™ Syukron jazakumullahKhair

Ulasan saya:

Sepertinya, tulisan tersebut dibuat dengan penuh emoticon dari HP ya? Langsung saja, saya akan memberikan revisinya. Perhatikan juga di bawah ini untuk Nurfaidah:

Bismillah, assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Menurut pendapat pribadi saya, virus/wabah corona atau covid-19 ini adalah sebuah bencana yang diturunkan oleh Pencipta. Virus ini sangat berbahaya bagi manusia. Virus ini jangan kita anggap remeh juga karena mencakup kematian seseorang. Jadi, kita juga senantiasa mengikuti aturan-aturan pemerintah, seperti: memakai masker ataupun jangan juga sering ke luar rumah, kecuali ada yang sangat penting.

Virus ini mendatangkan sedikit kebaikan yang tidak begitu banyak orang melakukannya. Contohnya, jaga jarak dari lawan jenis. Insya Allah ada juga yang sudah menutup auratnya, walaupun sebatas niat karena ada wabah virus, tetapi setidaknya berusaha untuk berubah.

Sebagai seorang muslim, hendaklah kita kembali kepada ajaran agama kita. Selain itu, kita bisa menyikapi wabah virus corona ini dengan senantiasa meminta perlindungan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena virus ini merupakan makhluk Allah. Makhluk ini tidaklah bergerak kecuali atas perintah dan izin Allah Ta’ala yang menciptakannya.

Oleh karenanya, kita berlindung dari wabah ini kepada Allah sebelum kita berlindung kepada kemampuan diri kita sendiri atau kemampuan makhluk lainnya. Ingatlah bahwa Pencipta adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penjaga. Yakin kepada Allah akan kesembuhan.

Bila ada di antara kita yang ditakdirkan oleh Allah tertimpa penyakit ini, maka yakinlah bahwa Allah adalah sebaik-baiknya penyembuh. Allah adalah Tuhan Yang Maha Penyembuh. Dan, yakinlah juga bahwa tidak ada penyakit yang Allah turunkan, kecuali ada juga obat yang diturunkan bersamanya.

Sekian penjelasan yang saya berikan Ustadz. Afwan kalau terlalu panjang. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustadz. Syukron jazakumullah khair.

Panjang sekali dan banyak singkatannya. Untuk Nurfaidah, lain kali kalau menulis, tulis apa adanya saja ya? Hindari kata yang disingkat-singkat karena ini bukanlah SMS yang terbatas karakternya. Hehe…

Selain lebih bisa belajar menulis dengan benar, juga agar yang membaca bisa lebih paham maksudnya. Bayangkan kalau kata-kata itu banyak disingkat, bisa jadi antara yang ditulis dengan si pembaca akan berbeda pemahaman. Ya ‘kan?

Nur Azizah

Viros corona adalah viras yg mematikan dan sudah mewabah seluruh dunia termasuk indonesia.begitu banya orang meninggal akibat virus tersebut,

Ulasan saya:

Setelah dua teman kita panjang jawabannya, sekarang ada yang pendek. Jawaban yang sederhana, meskipun masih perlu ada perbaikan. Apa yang perlu diperbaiki?

Pertama, kesalahan penulisan. Harusnya virus, bukan viros atau viras ya? Tidak apa-apa kok, wajar yang namanya belajar itu pasti ada salahnya.

Kedua, jangan menyingkat kata jika mengerjakan tugas dari saya ya! Kalau mau tulis “yang’, tulis seperti itu saja, apa adanya, jangan jadi yg.

Ketiga, “mewabah seluruh dunia” perlu ditambah dengan “ke” dan kata “indonesia” harus diawali dengan huruf besar karena menyebutkan nama negara kita tercinta.

Keempat, setelah tanda titik, harus dengan spasi satu. Ada jarak satu langkah dengan tanda baca tersebut.

Kelima, kesalahan penulisan “banya”. Semestinya “banyak”.

Keenam, untuk akhir kalimat, harus dengan tanda titik, bukan koma.

Nah, dari enam hal yang saya ulas di atas, maka kalimatnya akan menjadi ciamik seperti ini:

Virus corona adalah virus yang mematikan dan sudah mewabah ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Begitu banyak orang meninggal akibat virus tersebut.

Oke, meskipun kalimatnya pendek, tetapi singkat kok. Lho, sama saja ini!

Andi Nida Ramadhani

Virus corona adalah virus dapat menyerang saluran pernapasan pada tubuh manusia. virus ini jg merupakan virus yang penularannya sangat cepat melalui cairan droplet. Virus ini dapat bertahan pada tubuh manusia 7-21 hri jika ia terinfeksi maka berarti virus tersebut telah merusak saluran pernapasannya maka ia hrus secepatnya mendapat perawatan dari rumah sakit jika tidak, maka akan berakibat fatal pada tubuhnya sendiri bahkan dapat mengakibatkan kematian!. Oleh karena itu, maka hendaknya kita selalu waspada terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita. Tapi ingat, bukan waspada yang sampai -sampai kita tidak mau lagi ketemu sama kerabat dan juga teman teman kita yaa. Berikut cara kita dalam mewaspadainya: 1. Ketika anda akan keluar rumah maka jangan lupa untuk selalu memakai masker. 2. menjaga jarak antar sesama terutama ktika anda sedang di supermarket atau di tempat-tempat umum lainnya. 3. Munutup mulut dan hidung kita ketika bersin dengan menggunakan siku agaar kumannya tidak bececeran kemana mana yaa . Sekian dari saya pesan saya , selalu menjaga kesehatan ya teman teman dengan caracara yang sudah sya tuliskan tadi yaa. Assalamualikumwarahmatulllahi wabarakatuh

Ulasan saya:

Setelah ada yang pendek, sekarang jawaban panjang lagi. Seperti yang sudah menulis dengan panjang di atas, maka untuk ini langsung saja saya perbaiki paragrafnya ya! Simak di bawah ini:

Virus corona adalah virus yang dapat menyerang saluran pernapasan pada tubuh manusia. Virus ini juga merupakan virus yang penularannya sangat cepat melalui cairan droplet. Virus ini dapat bertahan pada tubuh manusia antara 7-21 hari. Jika ia terinfeksi, maka virus tersebut telah merusak saluran pernapasannya. Ia harus secepatnya mendapat perawatan dari rumah sakit. Jika tidak, maka akan berakibat fatal pada tubuhnya sendiri bahkan dapat mengakibatkan kematian!

Oleh karena itu, maka hendaknya kita selalu waspada terhadap lingkungan yang ada di sekitar kita. Tetapi ingat, bukan waspada yang sampai membuat kita tidak mau lagi bertemu dengan kerabat dan teman-teman kita ya!

Berikut cara kita dalam mewaspadainya:

  1. Ketika Anda akan ke luar rumah, maka jangan lupa untuk selalu memakai masker.
  2. Menjaga jarak antarsesama, terutama ketika Anda sedang di supermarket atau di tempat-tempat umum lainnya.
  3. Menutup mulut dan hidung kita ketika bersin dengan menggunakan siku agar virusnya tidak berceceran kemana-mana ya!

Sekian pesan saya. Selalu menjaga kesehatan ya teman teman dengan cara-cara yang sudah saya tuliskan tadi ya! Assalamu’alaikum warahmatulllahi wabarakatuh.

Yap, begitu ulasan dan koreksi dari saya. Silakan dibandingkan sendiri antara buatan Andi Nida dengan revisi dari saya. Semangat juga ya, plus teman-teman yang lain!

Kasrianti

Virus Corona atau covid-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Corona yang penyebarannya sangat cepat

Ulasan saya:

Tulisannya sudah oke. Ada dua hal yang perlu diubah sedikit. Pertama adalah penulisan virus corona, cukup huruf kecil saja di depannya. Kedua, jangan lupakan titik di akhir kalimat ya! Meskipun bentuknya kecil, tetapi di situlah kalimat menjadi benar, apalagi dalam pelajaran Bahasa Indonesia ini.

Nurul Ismi Ramadhan

Menurut saya virus korona adalah virus yang sangat berbahaya karena dalam sedetik bisa membunuh dan sangat mudah menular pada orang lain ๐Ÿ™

Ulasan saya:

Dalam satu kalimat dari Nurul Ismi ini, korona perlu diubah jadi kata asalnya, yaitu: corona.ย Untuk akhir kalimat, berikan tanda titik ya! Sip!

Marsyaniah

Pendapat saya virus Corona itu sangat berbahaya karena dapat menular lewat sentuhan pernapasan dan lain lain maka dari itu untuk mencegah virus Corona kita harus rajin cuci tangan dan selalu memakai masker kemanapun kita pergi

Ulasan saya:

Kalimatnya yang cukup pendek. Perlu menambahkan tanda koma, tanda hubung, pemisahan “ke” dan tentu saja di akhir kalimat, tanda titik. Langsung saja saya ubah menjadi begini:

Pendapat saya, virus corona itu sangat berbahaya karena dapat menular lewat sentuhan pernapasan dan lain-lain. Maka dari itu, untuk mencegah virus corona, kita harus rajin cuci tangan dan selalu memakai masker ke manapun kita pergi.

Dibandingkan sendiri ya! Semangat juga deh…!

Muh. Raihan Abdurrahman

Penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, cara mencegahnya dengan menggunakan masker saat keluar rumah, dan rajin cuci tangan.

Ulasan saya:

Kalimat yang cukup singkat dan sederhana, tetapi maknanya sudah dapat kok! Hanya yang perlu diperbaiki, dengan menambahkan koma, titik dua dan pemisahan “ke” pada kata “ke luar”. Ingat, “ke” di situ adalah kata depan, bukan awalan atau imbuhan. Jangan pula ikut-ikutan orang lain yang salah dalam menulis kata ya. Sebelum “dan” tidak usah menggunakan tanda koma jika hanya dua pilihan.

Nah, kalimatnya bisa menjadi begini: Penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru, yaitu: Sars-CoV-2. Cara mencegahnya dengan menggunakan masker saat ke luar rumah dan rajin cuci tangan.

Ya, mantap, karena sudah mengerti bahwa setiap akhir kalimat harus selalu menggunakan tanda titik.

Nur Asiyfah Sultan

Pendapat saya Covid ini sangat berbahaya…

Ulasan saya:

Untuk tahap awal, sudah lumayan. Namun, untuk ke depannya, mesti diberikan alasan, penyakit covid-19 itu sangat berbahaya karena apa? Kalau mencari di Google, sangat banyak bahaya dari penyakit ini. Oke?

Misbah

Pendapat sy tentang virus corona atau covid 19 adalah ujian dari allah dan virus yang dapat menyebar di mana-mana dan dapat menularkan kepada manusia atau hewan serta menyebabkan penyakit seperti flu,sesak nafas,dan penyakit yang lebih fatal dan ujia

Ulasan saya:

Sekadar saran untuk Misbah dan semuanya, jika menulis dalam tugas-tugas saya berikutnya, jangan disingkat-singkat ya! Sebab, kita sedang berlatih menulis Bahasa Indonesia, bukan mau chat WA atau SMS. Hehe..

Kalau untuk chat di media lain silakan saja, mau disingkat seperti apa, bahkan cuma satu huruf saja, misalnya: P. Ngomong-ngomong, P saat membuka percakapan itu artinya apa sih?

Kata-kata dalam tugas kalian ditulis lengkap saja. Selanjutnya, perhatikan tanda baca dan pemakaian huruf besar. Kaidah spasi juga jangan dilupakan, setelah koma, beri satu spasi jarak, begitu pula setelah titik atau tanda baca lain.

Dari kalimat Misbah di atas, sesuai kaidah-kaidah yang saya kemukakan barusan, bisa dipercantik menjadi begini:

Pendapat saya tentang virus corona atau covid 19 adalah ujian dari Allah. Virus ini dapat menyebar di mana-mana dan dapat menularkan kepada manusia atau hewan serta menyebabkan penyakit seperti flu, sesak nafas dan penyakit yang lebih fatal.

Buat kalimat pendek dalam satu paragraf itu lebih bagus dan lebih enak dibaca. Yuk, semangat!

Indoiyyah

Pendapat saya tentang covid 19,yaitu virus yang menular yang dapat di temukan pada manusia dan hewan. Virus ini juga menyebar antara manusia ke manusia melalui batuk dan bersin. Solusi untuk mencegahnya virus ini, rajin cuci tangan menggunakan air dan sabun, hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan, tutupi mulut saat batuk dan bersin, dan jika keluar rumah harus memakai masker.

Ulasan saya:

Hampir mirip dengan kaidah tanda baca dan untuk kata sambung. Jika menemukan awalan di- dan akhiran -kan, maka disambung saja kata di dalamnya ya! Penulisan yang benar bukan “di temukan”, melainkan “ditemukan”.

Kalimat pendek itu membuat kita membaca tidak perlu pakai napas panjang, karena titik nanti yang jadi tempat istirahatnya. Oh, ya, setelah kata “yaitu” perlu juga diberikan tanda titik dua. Jadi, kalimat Indoiyyah bisa menjadi seperti ini:

Pendapat saya tentang covid 19, yaitu: virus menular yang dapat ditemukan pada manusia dan hewan. Virus ini juga menyebar antara manusia ke manusia melalui batuk dan bersin. Solusi untuk mencegah virus ini, rajin cuci tangan menggunakan air dan sabun, hindari menyentuh wajah sebelum cuci tangan, tutupi mulut saat batuk dan bersin dan jika ke luar rumah harus memakai masker.

Terakhir, sebelum lanjut ke peserta audisi selanjutnya, hehe, pemakaian kata “keluar” yang benar adalah “ke luar”. Sebab kata “ke” di situ maksudnya adalah kata depan, bukan imbuhan atau awalan. Masih ingat yang di atas itu ya? Sip!

Nur Asma Sari

Di sini sy berpendapat bahwa pentingnya menjaga diri dari virus2 baik itu virus yg sedikit ataupun yg berlebihan.

Ulasan saya:

Nah, ini juga mesti diperhatikan Nur Asma untuk ke depannya ya, hindari kata yang disingkat-singkat. Tulis saja lengkapnya. Kalimat yang pendek ini saya sarankan diubah menjadi: Di sini, saya berpendapat bahwa pentingnya menjaga diri dari virus-virus, baik itu virus yang sedikit ataupun yang banyak.

Jangan berlebihan virus ya! Kalau yang sedikit saja bisa membuat sakit, apalagi kalau berlebihan. Hehe..

Silvhy Fitriliya

Virus corona adlah sbuah wbah pnyakit yg sngt brbahaya..yg dpt membunuh ribuan jiwa dgn wktu yg singkat krna cara pnularnx yg cpt

Ulasan saya:

Ada seorang teman saya di aplikasi Telegram, dia bingung dengan huruf “x” di akhir kata. Mungkin dia kurang up to date di dunia internet atau bagaimana, tetapi secara umum, bagi orang awam, bisa bingung dengan x itu.

Contohnya: mobilx, rumahx, istrix dan lain sebagainya. Ternyata, x itu adalah singkatan dari “nya”. Ada yang tahu sejarahnya kok bisa x jadi “nya”?

Kalau pakai x seperti itu di WA atau chat lainnya mungkin boleh-boleh saja, tetapi di sini jangan dipakai lagi ya! Tulis saja apa adanya. Bukankah kita juga perlu jadi orang yang apa adanya? Bukan ada apa-apanya. Ya ‘kan?

Kalimat dari Silvhy ini bisa direvisi menjadi: Virus corona adalah sebuah wabah penyakit yang sangat berbahaya. Dapat membunuh ribuan jiwa dengan waktu yang singkat karena cara penularannya yang cepat.

Bagaimana? Lebih pas untuk Bahasa Indonesia ‘kan? Sip, semangat!

Sarniati

Menurut saya virus corona memeng virus yang sangat berbahaya, dan ketika kita terpapar virus corona maka yang kita butuh kan bukan cuma obat obatan tapi kita juga harus mempunyai rasa percaya diri bahwa kita akan sembuh dari penyakit tersebut karna mental kita bisa berpengaruh dengan kesembuhan kita

Ulasan saya:

Dari kalimat Sarniati ini, ada beberapa poin yang perlu dicermati, di antaranya:

  1. Kata “memeng” seharusnya memang.
  2. “Butuh kan” semestinya “butuhkan”.
  3. Untuk pasangan kata “tidak” dan “bukan”, ini berbeda untuk anak kalimat selanjutnya. Kalau untuk “tidak”, pasangannya adalah “tetapi”. Sedangkan untuk “bukan”, pasangannya adalah “melainkan”. Contohnya: Dia tidak jelek, tetapi mukanya memang kurang perawatan. Contoh lainnya: “Hey, itu bukan rumah yang akan saya tempati, melainkan rumah tetanggaku yang baru datang dari Makassar.” Kalau tipe “melainkan” ini lebih cocok di bahasa tulis, sementara di bahasa lisan, terasa kurang cocok. Betul?
  4. Karna ditulis lengkap saja menjadi “karena”. Jangan lupa diberikan tanda titik sebagai akhir kalimat.

Itu semua ulasan saya dari jawaban kalian yang masuk ke dashboard Google Form saya. Selanjutnya, pertanyaan tentang menceritakan diri sendiri. Untuk yang ini, lebih bagus tidak ditampilkan di sini ya, sebab memang menyangkut pribadi. Cukuplah saya sebagai sarana untuk lebih mengenal para murid saya.

Lanjut, ke pertanyaan terakhir tentang harapan. Apa saja sih harapan kalian itu?

Harapan Terhadap Pelajaran Bahasa Indonesia Ini

harapan-pelajaran-bahasa-indonesia
Jika Belajar Sudah Tidak Ada Lagi Harapan, Maka Solusinya Tetaplah Berharap yang Terbaik!

Harapan? Oh, bukannya itu makan pagi? Eh, salah ya! Hehe…

Kalau kita bicara tentang harapan, otomatis adanya di masa depan ‘kan? Kalau mengatakan harapan di masa lalu itu tidak mungkin, karena namanya saja masa lalu, ya, jelas sudah berlalu, lah. Yang masih ada lalunya dan sering kita hadapi tiap hari cuma lalu lintas! Eh, kapan ada razia lagi ya?

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia ini, harapan dari kalian saya cantumkan di sini. Yah, semoga bisa juga memotivasi yang lain, tidak cuma diri sendiri. Oke? Berikut masing-masing harapan dari kalian! Oh, ya, kalimat-kalimat di bawah ini asli dari sang penulisnya. Tidak ada yang saya ubah sama sekali. Selamat membaca!

  1. Agar saya mendapatkan banyak ilmu tentang bahasa indinesia, dan mengajarkanya pada orang lain yg belum tau tengtang ilmu bahasa indonesia tersebut (Sarniati).
  2. Semoga mudah memahami stiap meteri yg di berikan oleh guru,, (Silvhy Fitriliya).
  3. Dlm pelajaran ini yg saya harapkan adalah smoga bisa memanfaat sy dan teman2 sekalian agar bisa memahami pembahasan lebih dlam (Nur Asma Sari).
  4. Semoga dengan adanya pelajaran bahasa indonesia bisa menjadi bahasa persatuan dan mempermudahkan berkomunikasi dengan beda suku (Indoiyyah).
  5. Yang saya harapkan dalam pelajaran indonesia,mudah di pahami,pelajarannya bagus dan tidak membosankan (Misbah).
  6. Harapan saya Semoga wawasan ttng bahasa Indonesia lebih luas lagi…dan semoga bisa sekolah.. (Nur Asiyfah Sultan).
  7. Mengenali bahasa indonesia dengan baik beserta kaidah kaidahnya (Muh. Raihan Abdurrahman).
  8. Saya mengharapkan bisa lebih memahami bahasa saya sendiri dan bisa menambah wawasan tentang sejarah Indonesia (Marsyaniah).
  9. Harapan saya dengan belajar bahasa indonesia agar dapat menambah wawasan saya lebih banyak dan dapat lebih memahami bahasa saya sendiri (Nurul Ismi Ramadhan).
  10. Supaya bisa lebih memahami penggunaan bahasa yang baik dalam bertutur kata. (Kasrianti).
  11. Harapan saya terhadap pelajaran bahasa indonesia adalah agar dengan ini saya bisa lebih lancar lagi dalam menulis dan dapat mendapatkan tambahan ilmu lagi khususnya dalam bahasa indonesia ini (Andi Nida Ramadhani).
  12. Harapan saya adalah bahasa indonesia berkembang di mata masyarakat maupun pelajar di seluruh indonesia.dan semoga bahasa indonesia lebih banya mempelajatinya. (Nur Azizah).
  13. Bismillah harapan sy semoga bisa lebih memahami dan dapat lebih menginpirasi ,Bismillah dalam bljr bahasa Indonesia ini menurut sya mmng sngt di anjurkn dan baik dngn (harapan sya)smoga lebih bisa melatih pembicaraan dngn bahasa dengan tutur kata yg sopan dan baik trhdp lawan pembicaraan dan kt juga bisa mngnl …yg nmx dongeng “atau cerita ,,cerita rakyat dan cerita pendek/cerpen yg dimana hal” yg menginspirasi bgi pelajar dan di mulaix dri pmbljrn bhs Indonesia ini kt jg bisa memahami penulis” yg brmnfaat sprti maha siswa terinspirasi untuk memulai menulis”cerpen puisi ,pantun,dan lain”. (dan di jdikn sbgai lambang kesuksesan nya dan hsilx dpt di BCA jg dengan masyarakat”lain :)dan dpt di kmbng kan bgi seluruh perpustakaan Indonesia) ๐Ÿ’ชโœ๐Ÿปโœ๐Ÿป TPI jujur ustd S sndiri agak lemah dalam pmbljrn Bahasa Indonesia dan stiap mlksnkn tugas”kemampuan slalu rndh ๐Ÿ™โœ๐Ÿปโœ๐ŸปTPI hrapn sy smoga dngn ini smua bisa memulainya dngn baik. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh ๐Ÿ™ (Nurfaidah).
  14. Saya berharap dalam mata pelajaran Bahasa indonesia ini agar pelajaran nya tidak membosan kan serta guru yang menjelaskan nya bagus dan kita lebih mudah untuk memahami. Serta tidak membuat mengantuk.๐Ÿ˜(Firdha Alimuddin).
  15. Harapan terhadap pelajaran bahasa indonesia yaitu: 1.agar bisa berkomunikasi bahasa indonesia dengan baik dan benar baik secara lisan maupun tilisan. 2.memperluas wawasan dalam bidang karya sastra dan ilmu pengetahuan (Toni).

Nilai Murid

nilai-pelajaran-bahasa-indonesia
Semangat Dapat Nilai Terbaik Bahasa Indonesia

Memang kurang afdhol kiranya jika ada murid yang sudah mengerjakan dengan susah payah, sampai tidak makan, kurang minum, lupa istirahat, tidak sempat mandi dan tidak sempat pula bersih-bersih. Hem, itu sebenarnya terlalu keras belajar atau memang pemalas sih?

Pada tugas pertama ini, saya akan memberikan nilai kepada anak-anak yang sudah membuat pendapatnya tentang covid-19, menceritakan diri sendiri dan memberikan harapan terhadap pelajaran Bahasa Indonesia. Yuk, kita mulai saja!

  • Toni: 80
  • Firdha Alimuddin: 87
  • Nurfaidah: 89
  • Nur Azizah: 80
  • Andi Nida Ramadhani: 81
  • Kasrianti: 79
  • Nurul Ismi Ramadhan: 78
  • Marsyaniah: 78
  • Muh. Raihan Abdurrahman: 78
  • Nur Asiyfah Sultan: 76
  • Misbah: 78
  • Indoiyyah: 79
  • Nur Asma Sari: 76
  • Silvhy Fitriliya: 80
  • Sarniati: 77

Selamat bagi yang nilainya cukup tinggi dan sepertinya memang tinggi-tinggi, tidak ada yang nilai 60, apalagi di bawah itu. Tetap belajar bagi yang belum belajar dan tetap belajar pula bagi yang sudah belajar.

Sampai bertemu lagi di tugas-tugas selanjutnya. Bahasa Indonesia itu sebenarnya gampang kok, asal tahu caranya. Ya ‘kan?

Terima kasih. Wassalam.

Share This:

Silakan tinggalkan komentar

Email aktif kamu tidak akan ditampilkan. Tapi ini mesti diisi dengan benar.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!