Press "Enter" to skip to content

Pakai Setelan Jas, Jualan Tahu Jadi Terlihat Lebih Bermutu

Admin
Share This:

Biasanya, pakai setelan jas, dasi, sepatu pantofel itu akan ke mana atau ada acara apa? Mungkin itu pertemuan MLM, ke kantor, melamar atau malah dipakai tidur? Hehe.. Bagaimana kalau jualan tahu? Simak berikut ini. 

Namanya jualan, itu memang harus kreatif. Kata orang-orang pelakunya, harus pakai otak kanan. Kreatif bisa dari kemasan, harganya, pelayanan atau apalah yang bisa membuat jualan itu lebih banyak mendatangkan pembeli. Nah, yang satu ini, pakai setelan jas, dasi dan sepatu khas kantor. Namanya Hikam Abdul Manan, umur 19 tahun. Jomblokah?

Prinsip jualan itu kan menemukan target market yang tepat. Kalau jualan tahu, otomatis ibu-ibu sudah pada tahu. Apalagi yang jualan juga terlihat ganteng, apalagi ditambah kacamata hitam. Wah, kesannya mileneal banget! Menurut Hikam, berjualan dengan penampilan seperti itu baru sekitar 8 bulan, tapi secara total dia sudah jualan tahu selama 3 tahun.

Jualan Tahu
Kreatif Banget Kan?

Menurut Hikam lagi, dia berjualan itu mengikuti jam sekolah. Mulai dari jam 08.00 sampai agak siang, jam 10.00. Targetnya tahu harus habis terjual. Bila ke sekolah itu belum sesuai target, maka dia akan mencari sekolah lain. Sesuai kebiasaan hasil jualan, jam 11-12, tahu sudah berubah wujud menjadi rupiah.

Bagaimana menemukan dia di Bogor? Siapa tahu Anda mau beli tahunya? Oh, cermati saja area jualannya. Hari Senin, dia di Sentul. Selasa ambil di Cibinong, Ciriung, Rabu meluncur di Jalan Baru Citereup, Kamis pasang aksi di SD Kedung Waringin, Bojong Gede, Jumat nongkrong di SD Pengadilan, sedangkan Sabtu menembak di SDN Polisi dan SD Bangka.

Usaha tahu Hikam itu meneruskan dari orang tua. Nah, ini termasuk anak yang berbakti juga lho! Karena membuat orang tua senang. Buktinya, hasil jualannya makin laris, disukai ibu-ibu alias emak-emak. Kalau emak-emak sudah suka, katanya kelar idup lo! Omzet meningkat, karena didorong oleh penampilan yang memikat. Jadi, bagi Anda yang juga berprofesi sebagai pedagang atau pebisnis, yang kreatif juga ya.. Tidak perlu malu mengambil profesi itu. Yang penting halal, kalau perlu sampai fenomenal. Salam sukses untuk Anda!

Sumber Berita: DI SINI.

Baca Juga: 6 Tips Agar Bisnis Makin Kreatif

 

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share This:
error: Content is protected !!