[Sanggupkah Anda] Kena Denda Karena Jadi Pegawai yang Kurang Bergerak?

[Sanggupkah Anda] Kena Denda Karena Jadi Pegawai yang Kurang Bergerak?

Share This:

Namanya saja pegawai atau karyawan kantoran, otomatis pastilah sering berada di dalam kantor. Iya ‘kan? Ketika di kantor, kerjanya lebih banyak di belakang meja, jelas duduk juga di kursi. Tapi, bagaimana seandainya jika Anda sebagai pegawai/karyawan kena denda karena dihitung sebagai pegawai kurang bergerak? 

Memang sih, yang namanya kurang bergerak itu menjadi masalah kesehatan akhir-akhir ini. Dan itu banyak menghinggapi para pegawai/karyawan kita. Coba Anda lihat 10 penyakit serius yang sering diderita pegawai kantoran. Nah, untuk menghindarinya, maka jalan yang cukup terbaik adalah berolahraga. Sempatkan waktu untuk olahraga. Tapi, mau tahu kisah uniknya tentang ini?

Denda Untuk Pegawai yang Kurang Bergerak

Pegawai yang Kurang Bergerak
Contoh Para Pekerja China, Di Indonesia Bagaimana?

Pernah ke China? Kalau belum, mungkin sudah banyak membeli produk buatan China ya? Entah ini hubungannya apa, yang jelas ada sebuah perusahaan yang menghukum karyawannya dengan denda karena kurang bergerak. Pegawai di perusahaan itu diwajibkan untuk bergerak 180 ribu langkah setiap bulan. Jika kurang dari jumlah itu, maka si pegawai akan kena denda sebesar 0,01 yuan per langkah. Jadi misalnya cuma 150 ribu, maka 30 ribu sisanya dikalikan saja dengan 0,01 yuan. Hitung sendiri saja ya? 🙂

Kebijakan tersebut sangat memberatkan para pekerjanya, salah satunya Xiao C yang kena denda sebesar 100 yuan. Mengapa dia kena denda? Apakah juga karena terlambat mengembalikan komik di tempat persewaan buku? (Ini malah mengenang zaman dulu). Rupanya, kantornya termasuk dekat dengan stasiun. Otomatis, tidak banyak kesempatannya untuk berjalan.

Dia juga mengeluh karena sering bekerja lembur. Makanya, pulangnya juga sering terlambat. Setelah makan malam sepulang kerja, waktu sudah masuk jam sembilan. Sebelum tidur, dia harus menggenapi jatah berjalannya. Akhirnya, malah mengganggu waktu tidurnya. Kasihan juga ya? Jangan sampai nanti pas tidur, juga berjalan dalam tidur, mirip salah satu filmnya Shaun The Sheep 🙂

Berjalan
Jalan Terus dan Terus Berjalan

Kisah itu menjadi terkenal di jagat dunia maya. Dan, ada yang komentar kalau perusahaan itu cuma cari alasan untuk memotong gaji karyawannya. Mungkin gajinya sudah tidak selalu cukup dengan kebutuhan, eh, disikat lagi dengan denda karena kurang bergerak itu. Maka, bersyukurlah kita yang bekerja di tempat dengan kebijakan tidak sampai seperti itu. Tapi ya, usahakan tetap berolahraga ya? Terus bergerak. Jangan cuma jempolnya yang aktif bergerak, berselancar di dunia maya. Akhirnya, ya, sudahlah!

Sumber: Wolipop.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Share This:
error: Content is protected !!