5 Cara Gampang Bisnis Toko Buku Online

5 Cara Gampang Bisnis Toko Buku Online

Share This:

Kalau ada pertanyaan, kira-kira orang sekarang masih tertarik baca buku apa tidak ya? Padahal kan kalau dilihat eranya, hampir semua sudah pakai HP. Kok masih butuh baca buku? Bagaimana pula dengan bisnis toko buku online? Apakah masih prospek?

Bisa jadi begitu, bisa pula tidak. Buku mungkin masih menjadi barang asing bagi sebagian masyarakat. Karena kebutuhan mereka terhadap kumpulan kertas itu dirasa masih di bawah kebutuhan makan dan minum. Kalau sudah kenyang, buat apa sih jadi pintar? Wah, kalau pemikirannya begini, parah juga ya!

Jualan Buku Online

Sebenarnya, kalau si penjual atau pebisnis itu memang suka dengan buku, maka dia kemungkinan besar akan tetap menjalani bisnis yang satu ini. Membuka atau menjalankan bisnis toko buku online adalah passion bagi dia. Gairah. Kalau sudah suka dengan bisnisnya, maka menjalaninya Insya Allah akan lebih mudah. Ya apa ya?

Itulah yang menjadi rahasia bisnis selama ini. Lho, rahasia kok dibuka di sini ya? Tapi, memang betul kok! Bisnis itu harus dimulai dari hati, kemudian money. Hehe…

Jika sudah ada niat, maka orang itu akan mencari cara memulai bisnis jual buku. Entah itu lewat internet, pengalaman orang lain atau dari buku-buku sejenis. Nah, di sini akan saya tawarkan kepada kamu cara-cara gampang buat bisnis toko buku online. Yuk, simak sambil dibaca ya! Hehe…

1. Tetap Butuh Modal Nih!

Yah, namanya juga bisnis, apa sih yang tidak butuh modal? Ya’kan? Kalau toh dikatakan tanpa modal uang, tapi tetap butuh HP, internet, semangat, kerja keras dan tidak lupa berdoa. Sip, mantap!

Memang, antara buka toko buku konvensional dengan buka bisnis toko buku online memang berbeda. Bila yang konvensional, ya, butuh sewa kios, rak-rak, meja dan tentu saja buku-buku yang dipajang di sana. Bahkan, banyak kios buku yang sudah cukup lagi menaruh buku di rak. Terpaksa, ditaruh di depan kios. Bertumpuk dari atas ke bawah. Tertindih dari bawah ke atas.

Baca Juga: Membeli Buku Bajakan, Termasuk Terbitan Mizan, Entah Apa yang Merasukimu, Kawan?

Namun, alangkah berbedanya dengan bisnis toko buku online. Hal yang diperlukan pertama adalah website! Ya, website alias toko onlinenya itu sendiri. Saran saya sih, langsung saja bikin website yang bukan abal-abal. Misalnya pakai blogspot yang gratis abis itu. Terkesan kurang intelek kalau pakai blogspot. Beneran! Minimal kamu pakai WordPress.org.

Nah, kalau pakai WordPress, jelas kamu butuh domain dan hosting. Seperti website saya ini yang bisa jadi toko online juga, pakai plugin tertentu. Butuh modalnya sebenarnya tidak banyak-banyak amat kok! Untuk bisa mendapatkan website dengan WordPress, kamu butuhnya sekitar 700 ribu rupiah. Per bulan, Mas? Oh, bukan! Kalau itu jelas mahal banget! Ini 700 ribuan itu pertahun. Kamu bisa cek lho di sini!

Lebih murah mana bikin website sendiri atau buka kios di pasar atau malah mall? Orang pintar minum Tolak Angin. Waduh, maksudnya orang pintar pasti bisa membedakan.

2. Butuh Pegawai Apa Tidak Sih?

Kamu masih jomblo? Atau kamu belum menikah? Dua-duanya sama kalee… Dalam dunia bisnis toko online, kejombloan kamu bisa terlihat di sini kok! Artinya, kamu bisa menjalankan bisnis ini seorang diri. Bahkan, meskipun kamu sudah punya suami atau istri dan nyatanya dia tidak bisa membantumu, kamu tetap bisa menjalankan bisnis.

Kok bisa sih Mas? Bukannya produknya banyak, mesti dicatat satu per satu?

Itu kalau toko buku konvensional. Saat kamu jualan buku online, sekali lagi, segala langkah bisa dikerjakan sendiri. Paling tidak, ini untuk tahap awal lho ya!

Enaknya punya toko buku online, bisa dioperasikan selama 24 jam. Saat kamu tidur atau minimal rebahan, toko online kamu tetap bekerja. Ketika ada orderan, ada notifikasinya. Entah itu lewat email atau Whatsapp. Tinggal proses selanjutnya. Gampang kok!

3. Promosi, Promosi, Promosi!

Oke, sudah diputuskan untuk tertarik jualan buku online. Langkah cara menjadi reseller buku online kamu juga sudah tahu. Maka, ketika website kamu on fire, maka proses selanjutnya adalah promosi. Lewat mana saja? Oh, banyak kalau yang ini.

Bisa saja memulai promosi dari status di akun personal. Namun, kalau keseringan, bisa kena banned Facebook pada link website kita. Dan, itu sudah pernah dialami oleh teman saya yang sudah saya bikin toko onlinenya. Dia sering share linknya, eh, lama-lama tidak bisa lagi dibuka. Kasihan deh…

Baca Juga: 7 Cara Promosi Bisnis Kuliner Offline Maupun Online

Rupanya, kalau mau sering-sering share link website, pakai iklan dong. Apalagi kalau bukan pakai Facebook Ads. Lebih menarik sih pakai media video buat promosi. Tapi kalau masih bingung bagaimana caranya, coba saja masuk ke link berikut ini. Kamu akan dapatkan produk tutorial yang lengkap tentang Facebook Ads pakai media video! Sip!

4. Sesuatu yang Penting dari Bisnis Ini!

Dilihat dari beratnya, banyak buku yang tidak sampai satu kilogram untuk satuannya. Sementara ada juga ekspedisi pengiriman, bukan ekspedisi alam gaib lho, yang menerapkan tarif langsung satu kilogram. Jadi, meski tidak sampai satu kilo, eh, digenapkan juga.

Bila begitu adanya, maka tetap harus dijaga kepercayaan dari konsumen kamu. Jika menunggu satu kilo dulu, maka mungkin lama, sementara dia butuhnya cuma satu. Bilang saja ke dia, kita mau pakai ekspedisi apa? Mungkin dia ada saran lain yang lebih murah. Tidak masalah, selama dia puas dan beli lagi, beli lagi ke kita. Ya ‘kan? Mantap!

5. Lengkapi Koleksimu!

Namanya sebuah toko, pastilah disukai konsumen dan pelanggan kalau koleksinya lengkap. Eh, tidak hanya lengkap, tapi super lengkap. Itulah enaknya kalau bisnis sesuai hati nurani. Apalagi jika kamu pecinta buku, maka kamu akan berusaha untuk terus mengikuti tren yang ada sekarang. Siapa sih penulis yang mengeluarkan karya terbarunya? Apa pula judul bukunya? Dan lain sebagainya.

Oh, ya, ada yang hampir lupa. Tidak hanya buku dalam negeri saja lho, kamu bisa lengkapi dengan buku-buku dari luar negeri. Import gitu. Kan banyak juga penggemar buku asing. Sekalian belajar Bahasa Inggris, terus langsung dapat ilmu dari penulisnya, tanpa terjemahan. Bukankah kadang beda memang antara bahasa yang dimaui penulisnya langsung sama penerjemahnya?

Sampai di sini, 5 cara mudah bisnis toko buku online sudah saya share buat kamu. Nah, tinggal kamu pilih sendiri, mau ikut jualan buku atau tidak? Jualan buku online masih menjanjikan kok. Paling tidak, jika hatimu sudah lama tertarik dengan buku, kamu akan menjalani bisnis dengan enjoy. Yakin deh! Apapun bisnismu, selama itu tidak sesuai hati nurani, kamu akan menjalaninya dengan tidak sreg.

Baca Juga: 6 Tips Agar Bisnis Makin Kreatif

Share This:

Silakan tinggalkan komentar ya!

Email aktif kamu tidak akan ditampilkan. Tapi ini mesti diisi ya!

18 − 14 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!